Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Geger! Belasan Anak Kobra Muncul dari Lantai Ruang Kelas, Damkar Lakukan Evakuasi

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 7 Februari 2026 | 10:25 WIB
DIEVAKUASI : Petugas Damkarla Kabupaten Gresik saat melakukan evakuasi belasan ular cobra di MI Roudlotut Tholibin, Dusun Tempel, Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Gresik.
DIEVAKUASI : Petugas Damkarla Kabupaten Gresik saat melakukan evakuasi belasan ular cobra di MI Roudlotut Tholibin, Dusun Tempel, Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Gresik.

RADAR GRESIK – Suasana belajar mengajar di MI Roudlotut Tholibin, Dusun Tempel, Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Gresik mendadak tegang pada Kamis (5/2) siang.

Belasan anak ular kobra ditemukan bersarang di dalam lubang lantai cor salah satu ruang kelas, memicu kekhawatiran seluruh warga sekolah.

Kejadian ini bermula saat seorang siswa melihat seekor anak ular muncul dari celah lantai. Yusuf, salah satu guru di sekolah tersebut, mengungkapkan bahwa kecemasan meningkat ketika beberapa ekor ular lainnya mulai muncul secara bergantian dalam waktu singkat.

"Awalnya hanya muncul satu, tapi beberapa jam kemudian muncul lagi yang lain. Karena sangat berbahaya bagi anak-anak, kami langsung menghubungi Call Center 112," jelas Yusuf saat dikonfirmasi pada Jumat (6/2).

Mendapat laporan darurat pada pukul 14.37 WIB, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik langsung mengerahkan tim dari Pos Menganti. Tiba di lokasi pukul 15.22 WIB, enam personel segera melakukan penyisiran intensif.

Perwira Piket Damkarla Gresik, Sulyono, menjelaskan bahwa petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dengan membongkar sebagian lubang cor lantai kelas guna menjangkau sarang ular yang tersembunyi.

"Setelah penyisiran selama kurang lebih 30 menit, petugas berhasil mengevakuasi total 14 ekor anak ular kobra. Kami pastikan lubang dibongkar agar evakuasi tuntas dan tidak ada yang tersisa," ujar Sulyono.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sulyono mengimbau pihak sekolah maupun warga sekitar untuk lebih waspada terhadap lubang-lubang kecil di bangunan yang berpotensi menjadi sarang reptil, terlebih saat musim hujan seperti sekarang.

Berdasarkan data internal Damkarla Gresik, tren gangguan hewan liar dan kebakaran di awal tahun 2026 cukup signifikan. Hingga 5 Februari 2026, tercatat sudah ada 15 kejadian penyelamatan (rescue) (termasuk evakuasi ular), dan satu kejadian kebakaran.

Setelah memastikan kondisi kelas benar-benar kondusif dan aman untuk kegiatan belajar kembali, tim Damkarla akhirnya kembali ke pos pada petang hari. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#ruang kelas #ular cobra #gresik #cerme #Damkar