RADAR GRESIK – Warga Desa Kedamean, Kecamatan Kedamean, Gresik mendadak gempar pada Jumat (30/1) pagi. Seorang pria berinisial MNO (42), warga Desa Banjar, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, ditemukan meninggal dunia di sebuah gubuk galangan pasir di Jalan Raya Kedamean.
Korban yang berprofesi sebagai sopir truk tersebut diduga kuat mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung mendadak.
Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, menjelaskan bahwa kejadian bermula pada Kamis (29/1) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban tiba di galangan pasir dengan mengendarai truknya.
Pada pukul 21.00 WIB, korban sampai di lokasi, mandi, dan sempat meminta temannya (saksi) untuk membelikan nasi, namun setelah makan di truknya, korban menyusul saksi untuk beristirahat dan tidur di dalam gubuk galangan.
Hingga pukul 04.50 WIB, saksi mencoba membangunkan korban untuk bersiap pulang. Namun, saat itu korban sudah tidak bergerak dan tidak merespons.
"Saksi yang menyadari korban sudah meninggal dunia segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedamean untuk proses lebih lanjut," ujar Iptu Ekwan, Jumat (30/1).
Pihak kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Kedamean segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan luar pada tubuh korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan.
"Korban meninggal dunia murni akibat serangan jantung mendadak. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya bekas penganiayaan pada tubuh korban," tambah Kapolsek.
Pihak keluarga korban yang telah dihubungi menyatakan keberatan untuk dilakukan prosedur visum maupun autopsi. Mereka mengaku telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai takdir dan bersedia menandatangani surat pernyataan tidak menuntut pihak mana pun di kemudian hari.
Saat ini, jenazah telah dievakuasi oleh anggota Polsek Kedamean untuk proses pemulangan ke daerah asal. (yud/han)
Editor : Hany Akasah