Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dihantam Cuaca Ekstrem, Perahu Nelayan Terbalik di Perairan Ujungpangkah Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Minggu, 25 Januari 2026 | 10:20 WIB
DIEVAKUASI : Petugas gabungan dari pihak TNI - Polri saat melakukan evakuasi para nelayan yang perahu nelayan mengalami kecelakaan air dan terguling di perairan Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah,
DIEVAKUASI : Petugas gabungan dari pihak TNI - Polri saat melakukan evakuasi para nelayan yang perahu nelayan mengalami kecelakaan air dan terguling di perairan Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah,

RADAR GRESIK – Cuaca buruk yang melanda perairan utara Gresik memicu kecelakaan laut di perairan Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah.

Sebuah perahu nelayan milik Muhammad Kunjali (35), warga Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, terbalik setelah dihantam gelombang tinggi dan menghantam potongan kayu bagan, Sabtu (24/1).

Kapolsek Ujungpangkah, Iptu Suwito, mengonfirmasi bahwa perahu yang mengangkut lima orang Anak Buah Kapal (ABK) tersebut mengalami insiden pada Sabtu dini hari. Beruntung, meski sempat terombang-ambing di laut, seluruh kru kapal berhasil diselamatkan.

"Cuaca ekstrem mengakibatkan perahu tidak terkendali dan menabrak potongan kayu bagan hingga akhirnya terbalik. Seluruh ABK selamat dan sudah berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan TNI-Polri bersama relawan warga," ujar Iptu Suwito.

Kronologi Kejadian Kecelakaan air ini bermula saat perahu berangkat dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dusun Kalingapuri, Desa Pangkahkulon, menuju TPI Desa Campurejo pada Jumat (23/1). Namun, saat memasuki perairan Banyuurip pada Sabtu dini hari, kondisi laut memburuk secara drastis.

Gelombang laut yang tinggi membuat nakhoda sulit mengendalikan arah perahu hingga menabrak potongan kayu bagan yang mengapung. Akibat benturan tersebut, perahu langsung terguling dan tenggelam.

Evakuasi dan Kerugian Setelah sekitar dua jam bertahan di laut, para ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan lokal yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Proses evakuasi lanjutan kemudian dilakukan oleh personel gabungan untuk membawa korban kembali ke daratan.

"Sekira pukul 09.30 WIB, seluruh ABK berhasil dievakuasi ke TPI Campurejo dalam kondisi selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil akibat kerusakan perahu ditaksir mencapai Rp45 juta," tambah Iptu Suwito.

Pihak kepolisian mengimbau para nelayan untuk tetap waspada dan memantau prakiraan cuaca dari BMKG sebelum melaut, mengingat kondisi cuaca di perairan Gresik yang saat ini sedang tidak menentu. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#perahu #ujungpangkah #gresik #nelayan #Banyuurip #Campurejo