Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Setelah Tiga Hari Pencarian, Nelayan Lumpur yang Hilang Misterius Ditemukan Meninggal di Perairan Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 8 Januari 2026 | 10:19 WIB
DITEMUKAN : Petugas gabungan saat melakukan evakuasi dan mengantar jenazah Mat Rakim ke rumah duka di Kelurahan Lumpur.
DITEMUKAN : Petugas gabungan saat melakukan evakuasi dan mengantar jenazah Mat Rakim ke rumah duka di Kelurahan Lumpur.

RADAR GRESIK – Upaya pencarian intensif terhadap Mat Rakim (58), nelayan asal Kelurahan Lumpur yang hilang sejak awal pekan lalu, berakhir memilukan. Tim SAR gabungan bersama para nelayan setempat akhirnya menemukan jenazah korban mengapung di perairan Gresik, Kamis (8/1) pagi.

Penemuan ini mengakhiri spekulasi terkait insiden "perahu tanpa awak" yang sempat terekam kamera CCTV saat melaju kencang menabrak dermaga beberapa hari lalu.

Jenazah korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB oleh Mujiano, seorang nelayan yang ikut terjun membantu tim gabungan melakukan penyisiran. Posisi jenazah berada di sekitar perairan Smelting, tidak jauh dari Pelabuhan Mie Sedap.

Lurah Lumpur, Eka Prapangasta Widya Darma, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak keluarga telah mendapatkan kepastian mengenai penemuan jenazah Mat Rakim.

"Benar, korban sudah ditemukan tadi pagi sekitar pukul 07.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Ditemukan oleh Pak Mujiano, nelayan yang ikut membantu proses pencarian di area perairan Mie Sedap," ujar Eka, Kamis (8/1).

Kapolsek Gresik Kota, Iptu Kevin Ramadan, menjelaskan bahwa setelah ditemukan, tim gabungan yang terdiri dari Satpolairud, BPBD, dan Basarnas langsung bergerak melakukan evakuasi menggunakan kantong jenazah.

"Petugas gabungan segera mengevakuasi korban ke daratan. Berdasarkan koordinasi dengan pihak keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Sindujoyo 10D/24, Kelurahan Lumpur, untuk proses pemulasaraan," jelas Iptu Kevin.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Mat Rakim diduga terjatuh dari perahunya pada Senin (5/1) setelah bertugas mengantar anak buah kapal (ABK).

Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga pesisir karena perahu milik korban ditemukan melaju kencang tanpa pengemudi hingga menghantam Dermaga Jetty Petrokimia Gresik.

Setelah tiga hari dilakukan operasi penyisiran dalam radius lebih dari 5 kilometer, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Kepergian Mat Rakim meninggalkan duka mendalam bagi warga Kelurahan Lumpur. Sosoknya dikenal sebagai nelayan yang gigih dalam bekerja.

Pihak otoritas setempat kembali mengimbau kepada para nelayan untuk selalu menggunakan alat keselamatan diri (Life Jacket) saat melaut, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#CCTV #Lumpur #gresik #Hilang #nelayan #smelting