RADAR GRESIK – Fasilitas olahraga kebanggaan warga Gresik, Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos), mengalami kerusakan serius. Akibat hujan deras yang mengguyur sejak dini hari, area jogging track di sisi luar stadion mengalami longsor pada Sabtu (3/1).
Kejadian ini memaksa pihak berwenang menutup total akses bagi masyarakat umum demi alasan keamanan.
Longsoran tanah dengan kedalaman mencapai 3 hingga 5 meter tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas penunjang di area tersebut rusak parah.
Beberapa di antaranya meliputi pagar pembatas yang ambruk, kursi umum yang hancur, hingga tiang lampu penerangan jalan yang ikut terseret material tanah.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik, drg. Saifudin Ghozali, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan kerusakan sejak Sabtu pagi.
"Kemungkinan besar longsor dipicu hujan deras dini hari tadi. Laporan dari petugas di lapangan menunjukkan area jogging track amblas cukup dalam. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) selaku pihak yang membangun fasilitas tersebut untuk evaluasi teknis," ujar drg. Ghozali.
Menanggapi situasi darurat ini, Pemerintah Kabupaten Gresik bergerak cepat. Selain melaporkan kejadian kepada Sekretaris Daerah (Sekda), rencananya akan digelar rapat lintas dinas pada Senin mendatang untuk mencari solusi perbaikan permanen.
Sebagai langkah pengamanan dini, drg. Ghozali menegaskan bahwa area luar stadion atau jogging track dinyatakan tertutup bagi warga.
"Kami mengimbau masyarakat untuk sementara tidak mendekat. Area jogging track kami tutup total sampai ada penanganan lebih lanjut," imbuhnya.
Meski area luar mengalami kerusakan signifikan, masyarakat maupun atlet tidak perlu khawatir soal konstruksi bangunan utama stadion. Disparekrafbudpora memastikan struktur bangunan utama Stadion Gejos tidak terdampak dan tetap dalam kondisi aman.
"Aktivitas di dalam stadion masih aman. Sore ini tetap digunakan untuk latihan tim Gresik United dan Petrosida sesuai jadwal. Longsor hanya terjadi di area lintasan lari luar, bukan di bangunan inti stadion," pungkas Ghozali. (jar)
Editor : Hany Akasah