Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pamit Ngopi, Warga Kebomas Gresik Ditemukan Meninggal Mendadak di Warkop

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 29 Desember 2025 | 18:27 WIB
DIEVAKUASI: Anggota Polsek Gresik Kota saat melakukan proses evakuasi korban di Warkop Sokarno, Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik. Korban dinyatakan meninggal dunia diduga akibat riwayat penyakit
DIEVAKUASI: Anggota Polsek Gresik Kota saat melakukan proses evakuasi korban di Warkop Sokarno, Kelurahan Sidokumpul, Kabupaten Gresik. Korban dinyatakan meninggal dunia diduga akibat riwayat penyakit

RADAR GRESIK – Suasana di Warung Kopi (Warkop) Sokarno, Jalan Arif Rahman Hakim, Kelurahan Sidokumpul, mendadak gempar pada Minggu (28/12) dini hari.

Seorang pria bernama Arif Rahman Jaya (43), warga Kelurahan Sidomoro, Kecamatan Kebomas, ditemukan meninggal dunia sesaat setelah memesan minuman.

Kapolsek Gresik Kota, Iptu Muhammad Kevin Ramadhan, menjelaskan bahwa peristiwa maut tersebut terjadi sekitar pukul 22.25 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, korban baru saja tiba di lokasi setelah berpamitan kepada istrinya untuk keluar meminum kopi.

Kronologi kejadian bermula ketika korban sampai di warkop dan memesan segelas jahe hangat. Namun, baru sekitar lima menit duduk, kondisi kesehatan korban tampak menurun drastis.

"Korban tiba-tiba tersungkur dan jatuh dari tempat duduknya. Penjaga warung dan pengunjung lain segera berusaha memberikan pertolongan, namun saat diperiksa, korban sudah dalam keadaan terbujur kaku dan tidak bernapas," ujar Iptu Muhammad Kevin Ramadhan.

Mendapati kejadian tersebut, warga segera melapor ke Polsek Gresik Kota. Petugas piket SPK bersama Unit Reskrim langsung menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi korban menggunakan ambulans ke RSUD Ibnu Sina Gresik.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh tim medis di RSUD Ibnu Sina, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau luka luar pada tubuh korban.

"Dari keterangan pihak keluarga dan rekan-rekannya, korban diketahui memiliki riwayat penyakit asam lambung kronis. Diduga kuat kematian korban berkaitan dengan kondisi kesehatannya tersebut," ungkap Kapolsek.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah murni. Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk langsung memandikan serta memakamkan jenazah.

"Kami telah memfasilitasi pembuatan surat pernyataan penolakan autopsi. Pihak keluarga juga menegaskan tidak akan menuntut secara hukum di kemudian hari," pungkas Iptu Kevin. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Polsek #gresik #kebomas #warkop #Meninggal #Arif Rahman Hakim