Sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan 674 siswanya, sekolah ini menggelar aksi sosial dengan menyalurkan 200 paket sembako dan makanan bergizi kepada tukang becak serta pasukan kuning, Senin (4/5/2026).
Acara yang dipusatkan di Kampus B, Jalan Manggis Timur No. 12 Gresik ini, juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Kegiatan tasyakuran diawali dengan khidmat melalui istighosah dan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Khoirul Anam Rissah, Ketua MUI Kecamatan Gresik. Seluruh siswa dan guru tampak khusyuk memohon keberkahan untuk masa depan para alumni.
"Semoga para siswa yang telah lulus ini bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan meraih masa depan gemilang," harap Kepala SMK PGRI 1 Gresik, Drs. Arief Susanto, M.Pd.
Drs. Arief Susanto menjelaskan bahwa pengemasan acara kelulusan dengan aksi religi dan sosial ini bertujuan untuk menanamkan karakter positif pada siswa. Pihak sekolah ingin para siswa terbiasa menebar manfaat bagi sesama alih-alih melakukan tindakan negatif yang tidak produktif.
Baca Juga: Pertama di Gresik, SMK PGRI 1 Gresik Luncurkan Program Konversi Sepeda Motor BBM ke Listrik
"Kami ingin para siswa tidak merayakan kelulusan dengan euforia berlebihan, seperti konvoi di jalan raya atau coret-coret seragam sekolah. Kami arahkan untuk mengapresiasi masyarakat sekitar yang telah bekerja keras, seperti pejuang kebersihan dan transportasi lokal," tegasnya.
Salah satu poin paling menginspirasi dari aksi ini adalah sumber dananya. Plt Kepala SMK PGRI 1 Gresik, Drs. H. Suwarno, M.Pd, mengungkapkan bahwa ratusan paket sembako tersebut murni hasil jerih payah para siswa sendiri.
Selama menimba ilmu, para siswa diajak untuk menyisihkan uang koin mereka ke dalam botol mineral. Tak disangka, gerakan menabung koin ini berhasil mengumpulkan dana fantastis mencapai Rp40 juta lebih.
Baca Juga: Perkuat Sinergi dan Perlindungan Guru, PGRI Kabupaten Gresik Gelar Audiensi dengan Kejari
"Alhamdulillah, dari uang koin tersebut terkumpul Rp40 juta yang kemudian diwujudkan menjadi paket sembako. Kami sangat bangga melihat semangat berbagi para siswa kami. Ini membuktikan bahwa kepedulian bisa dibangun dari hal kecil yang dilakukan secara konsisten," pungkas Suwarno. (rir/han)
Editor : Hany Akasah