Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dinsos Gresik Mulai Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat Mei Ini, Targetkan Keluarga Kurang Mampu

Fajar Yuliyanto • Senin, 4 Mei 2026 | 05:48 WIB
Belajar : Para siswa sekolah rakyat (SR) proses pembelajaran. (Fajar/Radar Gresik)
Belajar : Para siswa sekolah rakyat (SR) proses pembelajaran. (Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Sosial (Dinsos) bersiap melakukan penjangkauan calon siswa untuk program Sekolah Rakyat (SR) pada bulan Mei 2026.

Program ini merupakan inisiatif untuk tahun ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan yang selaras dengan gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kepala Dinsos Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat ini secara spesifik menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori desil 1 dan 2 demi mendorong pemerataan akses pendidikan.

Baca Juga: Asyik Rayakan Ulang Tahun di Tambak, Empat Ponsel Pengunjung Warkop di Manyar Digasak Maling

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, proses rekrutmen ini tidak dilakukan melalui sistem pendaftaran terbuka, melainkan melalui pendekatan langsung ke lapangan.

“Penjangkauan akan dimulai bulan Mei melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Kami tidak membuka pendaftaran tetapi lebih kepada menjangkau langsung keluarga sesuai data desil 1 dan 2,” kata dr. Ummi.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa bantuan pendidikan benar-benar jatuh ke tangan keluarga dengan kondisi ekonomi terbawah yang telah terverifikasi oleh pemerintah.

Baca Juga: Targetkan Kinerja Lebih Efektif, DPRD Gresik Siapkan Rencana Kerja 2027 Demi Kebutuhan Masyarakat

Meski demikian, Dinsos tetap memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin mengajukan secara mandiri, dengan catatan harus melalui tahapan verifikasi dan asesmen lapangan yang sangat ketat sebagai dasar penetapan.

Di Kabupaten Gresik, program ini saat ini diwujudkan melalui Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Gresik yang berlokasi di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu.

Kedepannya, institusi ini diproyeksikan bertransformasi menjadi Sekolah Rakyat Berintegrasi di Desa Raci Tengah, Kecamatan Sidayu, untuk mendukung konsep pendidikan terpadu lintas jenjang dalam satu kawasan.

Baca Juga: Jelang Iduladha, Dispertan Gresik Ingatkan Waspada PMK dan Kenalkan Layanan 'Sipoltak'

Untuk tahun ini, kuota yang disediakan diperkirakan berkisar antara 225 hingga 300 siswa. Jumlah tersebut nantinya akan dibagi secara merata untuk tiga jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

“Masing-masing jenjang diperkirakan akan menampung sekitar 75 hingga 100 siswa,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#Sekolah Rakyat #gresik #dinsos #penjaringan #SIDAYU