Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pramuka Dinilai Kian Strategis, DPD RI Lia Istifhama Dorong Ekstrakurikuler Kepanduan Terus Jadi Wajib di Sekolah

Hany Akasah • Selasa, 17 Februari 2026 | 13:21 WIB
PRAMUKA WAJIB KEMBALI : Senator Lia Istifhama dorong "Pramuka Hidup" Jatim jadi model nasional untuk bangun karakter bangsa. (IST/ RADAR GRESIK)
PRAMUKA WAJIB KEMBALI : Senator Lia Istifhama dorong "Pramuka Hidup" Jatim jadi model nasional untuk bangun karakter bangsa. (IST/ RADAR GRESIK)

 

RADAR GRESIK - Keberhasilan Gerakan Pramuka di Jawa Timur dalam menerapkan prinsip Pramuka Hidup menunjukkan bahwa kepramukaan tidak lagi sebatas kegiatan seremonial.

Model pembinaan berbasis aksi nyata tersebut dinilai layak diadopsi secara nasional melalui kebijakan pendidikan formal.

Atas dasar itu, Senator Jawa Timur Lia Istifhama mendorong agar kegiatan ekstrakurikuler kepramukaan kembali diwajibkan di sekolah. Menurutnya, Pramuka terbukti terus berkembang dan memberi dampak nyata bagi pembentukan karakter generasi muda sekaligus mendukung pembangunan bangsa.

Dorongan tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 187 Tahun 2024 tentang struktur dan tugas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Dalam regulasi itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki tiga fokus utama pengelolaan urusan pemerintahan, yakni kepemudaan, keolahragaan, dan kepramukaan.

“Kepramukaan kini menjadi salah satu fokus strategis negara. Artinya, Pramuka tidak lagi sekadar kegiatan tambahan, tetapi instrumen penting dalam membentuk karakter pemuda Indonesia yang berintegritas, mandiri, dan berjiwa sosial,” ujar Ning Lia sapaan Lia Istifhama.

Baca Juga: Momen Haru Mujahadah Kubro Kubro Satu Abad NU, Senator Jatim Ning Lia Istifhama Dipeluk Nenek-Nenek Muslimat NU Banyuwangi: Masyaallah Cantiknya Ning

Putri KH Maskur Hasyim itu menilai implementasi kebijakan tersebut telah terlihat nyata di Jawa Timur. Gerakan Pramuka di provinsi ini diakui sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia melalui konsep Pramuka Hidup atau Pramuka Produktif.

Di bawah kepemimpinan Ketua Kwarda Jatim M. Arum Sabil periode 2025–2030, Pramuka Jatim bertransformasi menjadi agen perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pramuka di Jatim tidak hanya berkemah, tetapi terjun dalam aksi nyata seperti ketahanan pangan, pertanian, hingga energi baru terbarukan. Mereka juga aktif memugar rumah tidak layak huni melalui Perkemahan Wirakarya serta responsif terhadap kebencanaan,” jelasnya.

Selain itu, Pramuka Jatim dinilai unggul karena mampu membangun sinergi kuat dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Anggota Pramuka juga didorong adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan memanfaatkan media digital untuk mengangkat potensi budaya lokal dan kreativitas generasi muda.

“Pembinaan karakter yang konsisten membuat Pramuka Jatim menjadi barometer nasional. Ini membuktikan bahwa Pramuka tetap relevan dengan tantangan zaman,” tambah Ning Lia, yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: FGD Badan Pengkajian MPR RI Bahas Desentralisasi dan Otonomi Daerah, Senator Lia Istifhama Dorong Penguatan Hubungan Pusat dan Desa

Ning Lia menegaskan, jika ekstrakurikuler kepramukaan diwajibkan kembali di sekolah, maka nilai-nilai kedisiplinan, kejujuran, gotong royong, serta keterampilan hidup (life skill) akan lebih kuat tertanam sejak dini. Hal itu diyakini berdampak positif terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.

“Prinsip Pramuka Hidup harus diperluas secara nasional. Dengan dukungan regulasi dan kebijakan negara, Pramuka dapat menjadi pilar penting pembangunan karakter bangsa,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro mengatakan, berdasarkan Perpres 187/2024, bidang kepemudaan diarahkan pada pemberdayaan dan pengembangan potensi pemuda melalui program pertukaran pemuda antarnegara, pelatihan wirausaha muda, serta peningkatan kapasitas kepemimpinan.

Adapun bidang keolahragaan difokuskan pada pembudayaan olahraga dan peningkatan prestasi melalui pengembangan infrastruktur serta pembinaan atlet.

“Pramuka di Jatim di bawah kepemimpinan Pak Arum Sabil sangat aktif dan terus berkembang,” kata Hadi Wawan.

Sementara bidang kepramukaan menitikberatkan pada revitalisasi Gerakan Pramuka dengan sasaran utama pembinaan karakter generasi muda. Kegiatan yang dilakukan meliputi revitalisasi gugus depan, pelatihan kepanduan, serta sinkronisasi kurikulum Pramuka dengan pendidikan karakter kepemudaan. (han)

Editor : Hany Akasah
#generasi muda #ekstrakurikuler #Lia Istifhama #Pramuka #pendidikan karakter