Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Hadapi Asesmen Ganjil, Sekolah Rakyat Gresik Prioritaskan Gizi dan Kenyamanan Siswa

Fajar Yuliyanto • Kamis, 4 Desember 2025 | 03:56 WIB
SERIUS : Para siswa serius dalam melaksanakan Assessmen akhir semester ganjil.
SERIUS : Para siswa serius dalam melaksanakan Assessmen akhir semester ganjil.

RADAR GRESIK – Pelaksanaan Asesmen Akhir Semester Ganjil yang serentak berlangsung dari tanggal 1 hingga 10 Desember 2025 juga dilakukan di Sekolah Rakyat (SR) Gresik.

Sekolah ini melayani siswa yang berasal dari keluarga desil 1 dan desil 2, kelompok yang rentan terhadap kurangnya akses pendidikan.

Latar belakang para siswa Sekolah Rakyat ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sensus Ekonomi 2026 yang menyebutkan bahwa Jawa Timur (Jatim) merupakan salah satu provinsi dengan jumlah tertinggi anak usia sekolah yang belum atau tidak lagi bersekolah.

Di Jatim, tercatat sekitar 23.041 anak usia SD, 35.563 usia SMP, dan lebih dari 400 ribu anak setara SMA yang masuk dalam kategori tersebut.

Kepala Sekolah SRMA 37 Gresik, Rangga Pratama Wahyudiarta, mengakui bahwa tantangan utama dalam pelaksanaan pendidikan di semester awal adalah rendahnya motivasi belajar dan kemampuan awal siswa.

“Tantangan hadir dari rendahnya motivasi siswa untuk belajar serta kemampuan awal mereka. Bahkan di bulan awal ini kita meminimalisir jumlah capaian pembelajaran yang ditetapkan dengan yang paling dasar,” kata Rangga.

Oleh karena itu, pada semester awal ini, fokus utama sekolah bukan pada target akademik yang tinggi, melainkan pada pemenuhan kebutuhan dasar siswa.

“Untuk target semester ini mereka bisa mendapatkan penanganan kesehatan dan pemenuhan gizi terlebih dahulu sembari pengenalan kehidupan berasrama di mana mereka bisa kerasan dan nyaman. Adapun pembelajaran reguler dan ekstrakurikuler dijalankan saja tanpa target,” imbuhnya.

Rangga menuturkan bahwa peningkatan kualitas pendidikan akan diprioritaskan pada semester depan.

“Untuk semester depan target di pemenuhan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan Kemdikdasmen serta pembentukan karakter dan prestasi melalui ekstrakurikuler wajib, yakni paskibra dan pramuka, berikut disiplin dan tanggung jawab dalam kehidupan berasrama,” jelasnya.

Rangga menegaskan bahwa kekurangan yang dimiliki siswa saat awal masuk Sekolah Rakyat bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tertinggi.

“Harapan saya tentu mereka bisa mendapatkan akses pendidikan seluas-luasnya sebagai bekal mereka memutus rantai kemiskinan keluarga mereka,” pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Sekolah Rakyat #gresik #asesmen #SIDAYU #pendidikan