RADAR GRESIK – Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) resmi menyerahkan hasil kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh KEMDIKTISAINTEK tahun 2025 kepada Kelompok Masyarakat Bagindo Kilir, Dusun Sanggrahan, Kabupaten Blitar. Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Nomor: 02/BAST/LPPM-UISI/09.25 yang berlangsung pada Kamis, 18 September 2025.
Program PKM yang dipimpin oleh Dr. Eng. Ufafa Anggarini, S.Si., M.Si. mengusung judul “Implementasi dan Optimalisasi Sistem Penjernih Air Berbasis Filtrasi, Adsorpsi, dan Klorinasi dengan Kontrol Jarak Jauh untuk Peningkatan Kualitas Air di Dusun Sanggrahan, Blitar.”
Dalam program ini, tim UISI berhasil mengembangkan Kompartemen Penjernih Air dengan teknologi Internet of Things (IoT) yang menggabungkan metode filtrasi, adsorpsi, dan klorinasi. Sistem ini memungkinkan pengendalian jarak jauh, sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses air bersih dengan kualitas unggul secara praktis dan efisien.
Penandatanganan serah terima dilakukan oleh Ketua Pelaksana PKM UISI, Dr. Eng. Ufafa Anggarini, dan Ketua Kelompok Masyarakat Bagindo Kilir, Suyanto. Dengan adanya teknologi ini, masyarakat Dusun Sanggrahan diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan air bersih untuk mendukung kesehatan, kesejahteraan, dan pelestarian lingkungan.
“Kami berharap teknologi penjernih air berbasis IoT ini tidak hanya membantu Dusun Sanggrahan, tetapi juga menjadi model teknologi tepat guna yang bisa diterapkan di berbagai daerah lain,” ujar Dr. Ufafa Anggarini.
Program ini menjadi wujud nyata komitmen UISI dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat, serta sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-6: Air Bersih dan Sanitasi Layak. (han)
Editor : Hany Akasah