Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Angkat Tajuk CSR, Mahasiswa KKN Unair Berikan Sosialisasi ke Warga Desa Sidomukti

Riri Masfardian • Jumat, 25 Juli 2025 | 23:04 WIB
GIAT : Mahasiswa KKN Unair menggelar sosialisasi CSR kepada warga Desa Sidomukti, Bungah.
GIAT : Mahasiswa KKN Unair menggelar sosialisasi CSR kepada warga Desa Sidomukti, Bungah.

RADAR GRESIK –Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 6 Universitas Airlangga (Unair) menggelar sosialisasi bertajuk "CSR untuk Siapa?" yang digelar pada Rabu (23/7/2025) di Balai Desa Sidomukti.

Dalam acara itu, para mahasiswa berupaya membekali perangkat desa dan kepala dusun dengan pemahaman mendalam tentang hak-hak mereka terkait Corporate Social Responsibility (CSR).

Kepala Dusun Prubungan Desa Sidomukti Miftahun Amin mengatakan, desanya dekat dengan Bendung Gerak Sembayat (BGS). Secara teoritis, BGS dibangun untuk mengairi lahan pertanian dan memenuhi kebutuhan air domestik desa.

Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Aliran air Bengawan Solo justru lebih diprioritaskan untuk kawasan industri, meninggalkan sebagian dusun di Sidomukti yang masih bergantung pada pasokan air dari desa tetangga.

"Sebetulnya kami sempat melakukan approach untuk meminta CSR kepada perusahaan pengelola BGS, tetapi sampai sekarang belum ada hasil," ungkap Miftahul Amin. 

Savira Ismining dan Adil Salvino, pemateri dari BBK 6, menjelaskan secara komprehensif mulai dari definisi, prinsip, tujuan, jenis, hingga peran CSR. Mereka juga mengupas tuntas Community Development sebagai pilar penting CSR dan tantangan dalam implementasinya.

Savira menekankan pengawasan CSR tidak hanya berhenti pada pelaksanaannya, melainkan harus dimulai dari perencanaan, eksekusi, pengawasan, hingga evaluasi. Tujuannya agar manfaat CSR benar-benar sampai ke warga lokal.

"Mulai dari perencanaan hingga evaluasi, CSR harus berpegang pada lima prinsip akuntabilitas, etika, transparansi, berkelanjutan, dan hak asasi manusia," jelas Savira.

Sosialisasi CSR oleh BBK 6 Unair diharapkan menjadi pemantik diskusi lanjutan oleh pemerintah desa di masa depan. Savira berharap informasi ini tidak hanya berhenti di kalangan perangkat desa, tetapi juga diteruskan ke warga masing-masing.

"Lebih bagus lagi kalau dari perangkat desa menyelenggarakan diskusi lanjutan, dirembukkan bersama warga Desa Sidomukti," harapnya.

Suprianto, Kepala Dusun Mulyosari berharap diskusi ini dapat menjadi pemicu bagi perangkat desa, kepala dusun, maupun warga untuk lebih memahami tentang CSR.

"Biar bagaimanapun, CSR sudah menjadi hak dari warga Desa Sidomukti yang harus diusahakan," pungkasnya. (rir/han)

Editor : Hany Akasah
#unair #gresik #KKN #bungah #Sidomukti #BGS