RADAR GRESIK - SMA Muhammadiyah 1 Gresik terus berinovasi dalam pendekatan pembelajarannya, dan proyek tematik menjadi salah satu pilar utama yang berhasil mengasah karakter, kreativitas, serta kemampuan pemecahan masalah siswa. Kegiatan ini, yang berpuncak di setiap akhir semester, bukan sekadar tugas biasa, melainkan sebuah proses pembelajaran yang mendalam dan terintegrasi.
Nurul Ilmiyah, S.Pd. , Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik, menjelaskan bahwa proyek tematik ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari program lain.
"Perbedaan utama dengan P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) adalah, dalam proyek tematik ini, guru mata pelajaran secara mandiri menguji siswa, memastikan pemahaman mendalam pada materi yang telah diajarkan," terangnya.
Proses ini dimulai dengan siswa mengidentifikasi sebuah permasalahan, mencari informasi relevan, merumuskan solusi, hingga pada akhirnya menciptakan produk baru yang mereka tawarkan. Tema proyek pun beragam, mulai dari isu-isu lingkungan seperti alam dan energi, hingga produk-produk inovatif seperti kesehatan dan kecantikan.
Proses pembuatan produk ini menjadi lahan subur untuk memunculkan dan mengembangkan berbagai karakter penting pada diri siswa. Selama periode Januari hingga Juni, siswa belajar berkolaborasi dalam kelompok, memecahkan masalah yang muncul, dan mengambil inisiatif.
"Proses ini tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memunculkan karakter siswa seperti kemampuan berkolaborasi, kepemimpinan, dan tentunya, pemecahan masalah," tambahnya.
Penilaian proyek dilakukan secara komprehensif oleh fasilitator yang mengawasi keseluruhan proses, dan juga oleh guru mata pelajaran yang menilai pemahaman materi dan aplikasi konsep dalam produk akhir.
Sebagai contoh nyata, siswa telah berhasil menciptakan pop-up 3 dimensi yang menggambarkan masa pendudukan Jepang dan peristiwa sekitar proklamasi kemerdekaan, menunjukkan bagaimana sejarah dapat divisualisasikan secara kreatif.
Puncak dari proyek tematik ini adalah presentasi di hadapan orang tua siswa. Tahun ini menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya, orang tua diundang secara langsung untuk menyaksikan hasil karya anak-anak mereka.
Respon positif dan kebanggaan yang terpancar dari wajah para wali murid menjadi bukti nyata keberhasilan proyek tematik dalam mengembangkan potensi komunikasi dan kepercayaan diri siswa.
Melalui proyek tematik ini, SMA Muhammadiyah 1 Gresik tidak hanya mengajarkan materi pelajaran, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21, membentuk karakter yang kuat, dan memberikan pengalaman berharga yang relevan dengan tantangan masa depan. (rir/han)
Editor : Hany Akasah