Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Ratusan Santri Asal Pulau Bawean Mudik dengan Kapal Cepat, Dapat Subsidi Tiket dari Pemkab Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 20 Februari 2025 | 23:36 WIB
PULANG KAMPUNG: Ratusan santri asal Pulau Bawean saat menaiki kapal untuk pulang ke kampung halamannya di Pelabuhan Gresik.
PULANG KAMPUNG: Ratusan santri asal Pulau Bawean saat menaiki kapal untuk pulang ke kampung halamannya di Pelabuhan Gresik.

RADAR GRESIK – Ratusan santri asal Pulau Bawean Gresik memanfaatkan layanan kapal cepat untuk pulang kampung menjelang Bulan Ramadan 1446H. Sebagai bentuk dukungan, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik memberikan potongan harga tiket (subsidi) bagi para santri yang berangkat dari Pelabuhan Gresik.

Sebanyak 209 santri dari berbagai pondok pesantren di Gresik dan Provinsi Jawa Timur memanfaatkan kesempatan ini untuk mudik, menantikan bulan suci dengan pulang ke kampung halaman mereka.

Salah satu santri, Putri Mudarrisah (18), asal Desa Kebuntelukdalam, Kecamatan Sangkapura, mengapresiasi kebijakan Pemkab Gresik melalui Dishub yang memberikan subsidi tiket bagi santri yang hendak mudik.

"Wah, surprise ada tiket potongan khusus bagi santri yang hendak mudik. Semoga nanti ada tiket gratis," ujar Mudarrisah, santri dari Pondok Pesantren Syalafiyah Sukorejo, Kamis (20/2).

Senada dengan Mudarrisah, Abdur Rahman Wahid, perwakilan pengurus santri Putra Sidogiri dari Pasuruan, juga menyambut positif langkah ini. Menurutnya, subsidi tiket ini sangat membantu santri untuk pulang saat liburan menjelang Bulan Ramadan.

"Biasanya saat momentum menjelang Bulan Ramadan, tiket sudah habis. Tapi, alhamdulillah kami diberikan fasilitas yang memudahkan para santri Bawean. Harapannya, program ini berkelanjutan agar semangat santri semakin tinggi dalam menimba ilmu di pondok pesantren," ucap Abdur Rahman.

Capt. Moch. Firmawan, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan, dan Patroli (KBPP) KSOP Gresik, melaporkan kapal cepat Express Bahari 3F dengan kapasitas 401 penumpang, berhasil mengangkut total 399 penumpang dalam perjalanan yang lancar dan aman.

"Kapal hampir penuh, mayoritas didominasi oleh para santri yang sudah mulai liburan menjelang Bulan Ramadan," ujar Firmawan.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca di Perairan Laut Jawa cukup baik dengan gelombang hanya mencapai ketinggian 1 meter, memungkinkan penyeberangan Gresik ke Pulau Bawean berlangsung dengan aman.

Firmawan menambahkan sesuai dengan arahan Dirjen dan Ditlala, kapal penumpang wajib menjalani uji petik atau ramp check sebelum berangkat.

Hal ini untuk memastikan kapal memenuhi standar keselamatan pelayaran, sehingga perjalanan santri menuju Bawean berlangsung dengan aman.

Zulfiqar, petugas Dishub Gresik, menjelaskan bahwa para santri dijemput menggunakan 5 hingga 6 bus dari berbagai pondok pesantren, dengan jarak terjauh berasal dari Situbondo. Penjemputan ini disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.

"Kami menyesuaikan penjemputan dengan jadwal keberangkatan kapal, memastikan para santri tiba tepat waktu di Pelabuhan Gresik," pungkas Zulfiqar. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Santri #pelabuhan gresik #Kapal #mudik #Subsidi #Gresaik #BAWEAN