Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Siswa SLB Kemala Bhayangkari Gresik Belajar Membuat Batik dengan Motif Lokal Selama 10 Hari

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 3 Oktober 2024 | 17:32 WIB

 

MEMBATIK : Siswa Siswi SLB Kemala Bhayangkari Gresik saat melaukan belajar membatik untuk memperingati Hari Batik Nasional.
MEMBATIK : Siswa Siswi SLB Kemala Bhayangkari Gresik saat melaukan belajar membatik untuk memperingati Hari Batik Nasional.

RADAR GRESIK- Memperingati Hari Batik Nasional, puluhan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengikuti pelatihan membatik bertemakan budaya khas Gresik.

Pelatihan keterampilan membatik ini melibatkan sebanyak orang 10 siswa SLB Kemala Bhayangkari Gresik. Kegiatan yang diinisiasi SLB Kemala Bhayangkari dengan Dinas sosial Gresik ini, berlangsung selama 10 hari di halaman sekolah, Rabu (2/10).

Kegiatan membatik bertema kearifan lokal ini, menghadirkan pembimbing yakni para pengrajin batik lokal. Mereka mengajarkan teknik dan proses pembuatan batik.

Para siswa antusias mengikuti pelatihan di antaranya menggambar motif, mencelup kain, dan teknik pewarnaan khas batik Indonesia.

Para siswa menuangkan kreativitas pada selembar kain-kain kecil untuk sapu tangan hingga kain yang lebih besar untuk taplak meja.

Motif yang mereka buat terinspirasi dari budaya Gresik, seperti Damar Kurung, perahu nelayan, ikan bandeng, udang windu, hingga Tugu Kabupaten Gresik.

Salah satu siswa SLB Kemala Bhayangkari Choirul Dwi Ramadhani mengatakan senang bisa belajar membatik, meskipun menghadapi berbagai kesulitan selama prosesnya.

"Butuh kesabaran ekstra agar menghasilkan batik yang bagus," ujarnya, Rabu (2/9).

Sementara itu, Sri Rahayu guru pembimbing menyampaikan pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi antara SLB Kemala Bhayangkari dan Dinas Sosial Kabupaten Gresik.

"Karya siswa yang penuh kreativitas rencananya akan dipamerkan di sekolah sebagai bentuk penghargaan terhadap budaya batik," ucapnya.

Sri Rahayu berharap semoga kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya dan seni, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa melalui proses berkarya.

"Kegiatan ini juga bertujuan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkreasi dan sebagai bekal hidup mandiri, " pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Motif #slb #lokal #gresik #kemala bhayangkari #Pengrajin #batik