RADAR GRESIK - TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah yang berlokasi di Randuagung ini berhasil meraih penghargaan sebagai Sekolah Ramah Anak yang diserahkan langsung oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Penghargaan bergengsi ini diterima langsung oleh Kepala TK Muslimat NU, Ardhiana Yoghi Savitrie, pada peringatan Hari Anak Nasional di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro, Rabu (31/7).
“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di lembaga kami. Saya mengaku bahwa perjalanan menuju Sekolah Ramah Anak bukanlah hal yang mudah, terutama di tengah maraknya kasus perundungan atau bullying. Kami sadar betul bahwa mewujudkan lingkungan yang ramah anak membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak,” ungkap Ardhiana.
Upaya TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah untuk meraih predikat Sekolah Ramah Anak dimulai dari mengikuti Pelatihan Konvensi Hak Anak (KHA) yang diselenggarakan oleh PC Muslimat NU dan YPMNU Kabupaten Gresik. Pelatihan ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang hak-hak anak dan bagaimana mewujudkannya dalam lingkungan sekolah.
Setelah mengikuti pelatihan, sekolah kemudian menyusun kurikulum yang selaras dengan prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak. Proses ini melibatkan seluruh komponen sekolah, mulai dari guru, wali murid, hingga komite sekolah. Puncaknya, sekolah menggelar deklarasi Sekolah Ramah Anak yang disambut antusias oleh berbagai pihak.
Meski telah meraih penghargaan, Ardhiana mengakui bahwa perjalanan ini masih panjang. Ardhiana sadar bahwa sekolahnya masih jauh dari kata sempurna. Masih banyak hal yang perlu dipelajari dan tingkatkan.
“Salah satu tantangan yang kami hadapi adalah membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan berbagai pihak, terutama akademisi dan perusahaan. Kami berharap, dengan adanya kolaborasi ini, visi dan misi Sekolah Ramah Anak dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya.
Konsep Sekolah Ramah Anak menuntut adanya kolaborasi dari berbagai pihak yang dikenal dengan pentahelix, yakni akademisi, perusahaan, pemerintah, media, dan masyarakat.
TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah telah berhasil melibatkan beberapa pihak, namun masih terus berupaya untuk memperluas jaringan kolaborasinya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, diharapkan TK Muslimat NU 254 Nurul Ishlah dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain dalam mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak-anak.
Selain itu, penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. (rir/han)
Editor : Hany Akasah