RADAR GRESIK - Pesatnya perkembangan gadget membuat tingkat membaca terus menurun. Kondisi ini mendapat perhatian dari sejumlah siswa SMA Nahdlatul Ulama (SMANU) 2 Gresik. Mereka membuat komik agar para siswa bisa lebih mudah belajar.
Marwah, Siswa SMANU 2 Gresik mengatakan pembuatan ini dilakukan bersama lima temannya.
"Kami membuat komik tentang sejarah perjuangan pahlawan Indonesia dan sejarah nabi," ujarnya.
Untuk kisah pahlawan, mereka memilih menceritakan kisah perjuangan Pangeran Diponegoro melawan kolonialisme Belanda.
"Kisah tentang Pangeran Diponegoro yang gagah berani melawan Belanda," ungkapnya.
Ia menjelaskan, proses pembuatan komik ini dimulai dengan membuat sketsa terlebih dahulu. Marwah memilih kertas fisik untuk menjadi media awal pembuatan komik.
“Dari kertas-kertas ini kemudian kami scan biar jadi bentuk digital,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SMA NU 2 Gresik Umik Makiyatus Syarifah mengatakan pihak sekolah selalu terbuka untuk menjembatani kreasi para pelajar.
“Melalui pengkreasian komik ini, mereka bisa untuk terus berkreasi. Sehingga bisa bermanfaat sebagai bekal mereka selepas lulus sekolah,” tandasnya.
Lebih lanjut pemilihan komik sebagai media kreasi menjadi daya tarik tersendiri. Sebab, pembuatan komik masih cukup jarang bagi pelajar di Kota Pudak.
Komik-komik hasil kreasi para pelajar kelas 11 tersebut lantas dibukukan menjadi dua bundel. Bundel pertama berisi kisah-kisah perjuangan para pahlawan Indonesia. Sementara bundel kedua berisi kisah perjalanan sejarah Nabi.
“Komik-komik ini juga nantinya akan kami jadikan sebagai salah satu media pembelajaran. Terutama untuk mata pelajaran sejarah,” pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq