RADAR GRESIK - Turnamen Bahlil Mini Soccer Zona Malang Raya menuntaskan 16 pertandingan selama dua hari, 31 Agustus-1 Agustus. Kejuaraan antar-SMA/SMK se-Malang Raya itu didominasi tim-tim dari Kabupaten Malang. Ada empat tim asal Bumi Kanjuruhan yang sukses melaju ke babak semifinal, kemarin.
Di antaranya MAN 1 Malang (Mandagi), SMAN 1 Tumpang (Smaneta), SMAN 1 Gondanglegi (Smanggi), dan SMK Brantas Karangkates. Satu dari mereka dipastikan bakal tampil di babak Grand Champion Turnamen Bahlil Mini Soccer, di Surabaya, akhir Oktober nanti.
Dalam partai final four yang berlangsung di Abe Mini Soccer Unggul Sports Center, Smaneta melawan Mandagi. Dalam pertandingan tersebut, mereka berhasil menang dengan skor tipis 1-0.
Baca Juga: DPD Golkar Gresik Siap Sukseskan Event Mini Soccer U-17 ASYIK MENUJU PUNCAK
Sempat kesulitan membuka kran gol, Smaneta memecah kebuntuan pada lima menit laga babak kedua berlangsung. Adalah Edsel Putra Bernat yang memecahkan kebuntuan Smaneta. Hasil tersebut membuat tim identik kostum merah dan putih tersebut melaju ke final.
Pelatih Smaneta Alby Irfansyah Muchamad mengatakan, kemenangan tersebut terasa spesial. Itu karena kemenangan tipis bisa membalas hasil minor saat melawan Mandagi pada 2024 lalu. Pada waktu itu, anak asuhnya kalah dalam turnamen futsal yang berlangsung di Kota Malang.
"Alhamdulillah, kami bersyukur bisa melaju ke babak final. Anak-anak mampu bermain kompak sesuai game plan dan memperbaiki kekurangan di laga sebelumnya," kata Guru Olahraga SMAN 1 Tumpang itu. Di pertandingan sebelumnya, anak asuhnya punya pekerjaan rumah terkait transisi dari menyerang ke bertahan.
Baca Juga: DPD Golkar Gresik Siap Sukseskan Event Mini Soccer U-17 ASYIK MENUJU PUNCAK
Terkait babak final, Alby memastikan anak asuhnya akan bermain all-out. Targetnya adalah mendapatkan gelar juara dan tiket untuk bermain di Surabaya. "Kami ingin menjadi wakil Malang di babak Grand Championship di Surabaya," kata dia.
Sejak awal, tim-tim asal Kabupaten Malang memang tampil mendominasi. Di babak 8 besar, mereka mengirimkan enam dari tujuh delegasi. "Secara fisik dan teknik, mereka memang cukup kompetitif. Terlihat menonjol," terang Ahan Syahrul Arifin, Wakil Sekretaris DPD Golkar Jawa Timur
Terkait kans di babak Grand Champion, Surabaya, akhir Oktober nanti, Ahan optimistis tim asal Kabupaten Malang bisa berbicara banyak. "Yang pasti mereka bisa bersaing dengan tim-tim lainnya dari Jawa Timur. Kans juara pasti ada," tambah Ahan. (gp/by)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik