Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ISPA Capai 87.730 Kasus, Dinkes Gresik Ungkap Lima Penyakit Terbanyak Sepanjang 2026

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
PELAYANAN : Suasananya pelayanan di rumah sakit di Gresik. (Foto : Dok/Radar Gresik)
PELAYANAN : Suasananya pelayanan di rumah sakit di Gresik. (Foto : Dok/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik mencatat Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit yang paling banyak diidap oleh masyarakat Kabupaten Gresik sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan sistem E-Pus Dinkes Gresik, jumlah temuan kasus ISPA menembus angka 87.730 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Gresik, dr. Puspitasari Wardani, menyampaikan bahwa berdasarkan data rekapitulasi E-Pus 2026, terdapat lima jenis penyakit yang mendominasi kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan.

“Lima penyakit terbanyak dari laporan E-Pus 2026 yakni infeksi saluran napas akut (ISPA), gangguan otot, hipertensi, dispepsia, dan faringitis akut,” kata Puspitasari, Kamis (3/9/2026).

Menempel di posisi kedua setelah ISPA, penyakit yang cukup masif ditemukan pada warga adalah myalgia atau gangguan otot dengan catatan 36.692 kasus. Selanjutnya, penyakit tidak menular berupa hipertensi menempati urutan ketiga dengan 21.690 kasus.

Sementara itu, dispepsia atau keluhan gangguan pencernaan berada di peringkat kelima dengan 18.819 kasus, disusul peradangan tenggorokan atau faringitis akut di posisi kelima dengan 18.506 kasus.

Advertisement

Tingginya temuan data tersebut mengindikasikan bahwa persoalan kesehatan di Kabupaten Gresik tidak semata-mata didominasi oleh penyakit infeksi menular pada saluran pernapasan, melainkan juga dipicu oleh gangguan fisik akibat kelelahan serta penyakit tidak menular yang berkorelasi dengan gaya hidup.

Puspitasari menjelaskan bahwa gambaran riil kondisi kesehatan masyarakat Gresik juga terekam melalui pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Pemeriksaan massal ini dirancang tidak hanya untuk merespons keluhan sakit warga, tetapi juga difokuskan pada upaya skrining dini terhadap berbagai faktor risiko kesehatan, termasuk menemukan fakta masih rendahnya tingkat aktivitas fisik masyarakat.

“Kalau CKG itu kan sudah masuk di program PHTC, program hasil terbaik cepat. Jadi di RPJMN targetnya di seluruh kabupaten/kota itu 46 persen dari total populasi warga di kabupaten tersebut,” ujarnya.

Menyikapi temuan ini, Dinkes Gresik mengimbau masyarakat untuk mengubah paradigma kesehatan dengan tidak hanya datang memeriksakan diri saat kondisi tubuh sudah sakit. Program CKG terus didorong menjadi bagian dari gaya hidup untuk memantau kebugaran tubuh secara berkala.

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Dinkes Gresik Catat Ratusan Kasus Kanker, Masyarakat Diimbau Aktif Deteksi Dini

Dinkes Gresik Catat Ratusan Kasus Kanker, Masyarakat Diimbau Aktif Deteksi Dini

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik mengimbau masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit kanker. Imbauan ini dikeluarkan menyusul temuan ratusan ka

Dukung Gerakan Jumat Asri, Dinkes Gresik Tekankan Kebersihan Pasar demi Cegah Penyakit

Dukung Gerakan Jumat Asri, Dinkes Gresik Tekankan Kebersihan Pasar demi Cegah Penyakit

RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Gerakan Jumat Asri secara serentak di 18 Kecamatan, termasuk wilayah Pulau Bawean. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT

Dinkes Gresik Klarifikasi Temuan Perempuan Positif HIV Saat Razia Warung Kopi, Ternyata Sudah Terdaftar Sejak Setaun Lalu

Dinkes Gresik Klarifikasi Temuan Perempuan Positif HIV Saat Razia Warung Kopi, Ternyata Sudah Terdaftar Sejak Setaun Lalu

RADAR GRESIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gresik langsung menindaklanjuti temuan satu orang yang dinyatakan positif Human Immunodeficiency Virus (HIV) saat operasi penertiban gabungan oleh Satuan Polisi Pamong Pr

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer