RADAR GRESIK - Sebagai seorang guru, Rizky Octavianis, 28 tahun, telah membuktikan bahwa semangat dan dedikasi yang tinggi dapat membawa perubahan nyata dalam dunia pendidikan. Lulusan S2 Ekonomi UNESA ini telah mengabdikan diri sebagai guru di SMKS Sunan Giri Menganti sejak tahun 2019 dan mengajar mata pelajaran produktif di konsentrasi keahlian manajemen perkantoran.
Sejak dini, Rizky telah memiliki ketertarikan yang mendalam pada dunia pendidikan. Usai menamatkan SMA Negeri 1 Krian, ia langsung melanjutkan studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran. Setelah lulus, Rizky berhasil diterima sebagai guru di SMKS Sunan Giri Menganti dan kemudian melanjutkan studi S2.
Sebagai Kepala Konsentrasi Keahlian Manajemen Perkantoran sejak tahun 2021, Rizky telah berhasil membawa banyak perubahan positif. Ia tidak hanya fokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa. "Dengan memahami karakteristik siswa yang beragam, Rizky mampu membimbing mereka menjadi lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi dunia kerja,"terangnya.
Salah satu upaya yang dilakukan Rizky adalah melakukan sinkronisasi kurikulum dengan dunia industri.
"Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa lulusan SMKS Sunan Giri Menganti memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja. Melalui pemetaan dengan berbagai perusahaan, salah satunya PT. Garuda Food Putra Putri Jaya Tbk, untuk mengembangkan kurikulum yang relevan dan up-to-date," pungkas Rizky.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya motivasi belajar pada sebagian siswa, Rizky tetap bersemangat dalam menjalankan tugasnya. Ia memiliki tujuan yang mulia, bahkan menghasilkan karya tulis berupa buku yang dapat menjadi referensi bagi siswa dalam mendalami materi manajemen perkantoran. Saat ini, Rizky telah berhasil menulis tiga buku dan beberapa e-book.
Keberhasilan Rizky dalam mengajar juga tercermin dari minat siswa yang terus meningkat setiap tahunnya. Saat ini, konsentrasi keahlian manajemen perkantoran di SMKS Sunan Giri Menganti memiliki 9 rombel dengan total siswa sebanyak 295 orang. (rir/han)
Editor : Hany Akasah