Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Mengenal Ketua Yayasan SIF Effnu Subiyanto, Sosok Pejuang Pendidikan Berkualitas, New-stream Baru BUMN SIG

Hany Akasah • Kamis, 10 Oktober 2024 | 01:10 WIB
Effnu Subiyanto
Effnu Subiyanto

RADAR GRESIK - Mengembalikan citra dan kualitas pendidikan untuk generasi bangsa, itulah tagline yang dibebankan Effnu Subiyanto ketika didapuk menjadi Ketua Yayasan Semen Indonesia atau dikenal dengan nama Semen Indonesia Foundation (SIF).

Namun bukan Effnu jika tidak memiliki gagasan segar, berbekal 33 tahun berkarir di SIG, dulu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (holding BUMN semen), Effnu berusaha keras memberikan ciri khusus bahwa satuan pendidikan binaannya adalah pendidikan berciri khas industri.

Makna yang tersirat menurut Effnu, “SIF ini lahir dari karakter industri, sifat industri sudah menjadi bagian masyarakat Gresik, artinya pendidikan dalam naungan SIF perlu bercirikan industri.”

“Di dalam kehidupan industri, ada keahlian, ada skill, ada disiplin industri, sampai ada budaya industri. Jadi jika nanti siswa atau mahasiswa masuk ke TKIA-SG, SDSG, SMPSG, SMASG, SMKSG, Polteksi sampai UISI, maka mereka mendapatkan bekal industri tersebut sejak dini. Ini nanti yang akan menjadi keunggulan satuan pendidikan di bawah SIF”, jelas Effnu.

SIF memang menjadi penyelenggaran pendidikan yang lengkap, sejak PAUD sampai Universitas.

Ada tempat penitipan anak (TPA) atau daycare untuk menitipkan buah hati tersayang saat ibunya bekerja. Ada TKIA Al Azhar-SG, SMP-SG, SMA-SG, SMK-SG, Polteksi dan UISI.

Total siswa dan mahasiswa dalam naungan SIF sekitar 3.100 student body. Sarana prasarana selalu ditingkatkan dan ditambah oleh SIF dalam rangka memberikan pelayanan dan kualitas terbaik.

Tujuan akhir tentu kualitas puncak, agar menjadi kebanggaan masyarakat Gresik.

Mengenai dunia pendidikan Effnu tidak asing dan malah berjuang keras menyelesaikan studinya secara mandiri.

Kendati menjadi karyawan SIG, Effnu rela menghabiskan waktunya kuliah paska sarjana di UGM setiap akhir pekan sabtu dan minggu fullday.

Ketika temannya beristirahat dengan keluarga, Effnu muda hilir mudik Tuban-Surabaya menyelesaikan S2 UGM dan menjadi lulusan tercepat 2008.

Effnu tidak puas dengan gelar S2, saat sibuk-sibuknya menyelesaikan proyek pabrik semen baru di Tuban dan Rembang, Effnu melahap kuliah S3 Unair dan menjadi lulusan tercepat pula dan meraih gelar doktor tahun 2016.

“Menjadi ketua SIF sama dengan mengembalikan saya ke habitatnya, manajemen SIG tentu melihat bagaimana saya demikian gigih meraih pendidikan, dan berharap satuan pendidikan SIF gigih pula menjadi new-stream baru SIG," katanya.

"SIG terkenal sebagai produsen Semen, demikian pula SIF menjadi daya dorong baru untuk SIG yang sangat peduli dengan generasi penerus bangsa dalam bidang pendidikan,” pungkas Effnu. (han)

Editor : Hany Akasah
#SIG #semen #gresik #sif #Industri #Sekolah #pendidikan