RADAR GRESIK - Nunuk Sri Lisayanti adalah guru mata pelajaran IPS di UPT SMPN 6 Gresik dengan segudang prestasi. Perempuan berusia 47 tahun ini tidak hanya dikenal sebagai pengajar yang berkompeten, tetapi inovator yang aktif berkontribusi dalam pengembangan pendidikan di sekolahnya dan masyarakat sekitar.
Perjalanan karier Nunuk di dunia pendidikan dimulai pada tahun 2006 ketika ia diangkat menjadi PNS dan mengajar di SMA Negeri 1 Sidayu sebagai guru ekonomi akuntansi. Sejak saat itu, dedikasinya terhadap dunia pendidikan semakin terlihat.
Berbagai posisi penting pernah ia emban, mulai dari koordinator koperasi sekolah dan kantin sehat hingga menjadi bendahara sekolah.
Prestasi demi prestasi berhasil diraih Nunuk. Pada tahun 2017, ia dinobatkan sebagai juara tiga guru berprestasi tingkat kabupaten.
Nunuk berhasil meraih juara 1 olimpiade guru mata pelajaran tingkat kabupaten. Nunuk juga berhasil mendampingi siswa OSN hingga mencapai tingkat nasional.
Sebagai guru penggerak angkatan 6 tahun 2022, Nunuk mengembangkan diri dan berbagi ilmunya kepada guru-guru lain.
Saat ini, ia telah menjadi pengajar praktik guru penggerak angkatan 11. Dengan semangat yang tinggi, Nunuk selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi siswa-siswanya.
"Bagi saya, menjadi guru adalah sebuah panggilan jiwa. Saya ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi siswa," ujar Nunuk.
Salah satu inovasi yang diterapkan Nunuk dalam pembelajaran adalah pembelajaran diferensiasi.
Melalui pendekatan ini, ia mampu memenuhi kebutuhan belajar siswa yang beragam. Dengan mengenal latar belakang dan karakteristik masing-masing siswa, Nunuk memberikan pembelajaran yang lebih personal dan efektif.
"Dengan pembelajaran diferensiasi, siswa memiliki kesempatan untuk belajar sesuai dengan potensi dan minat mereka," tambah Nunuk.
Selain aktif mengajar, Nunuk juga produktif dalam menulis. Sejauh ini, ia telah menghasilkan tujuh karya tulis, dua di antaranya telah diterbitkan oleh Perpustakaan Nasional, yaitu buku "Bermain Game Bersama Turis" dan "Kaki Si Rita Bikin Aku Hebat".
Karya-karya tulis Nunuk ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para pendidik dan masyarakat luas.
Tidak hanya berkecimpung di dunia pendidikan, Nunuk juga memiliki bisnis wedding organizer.
Uniknya, bisnis ini tidak hanya berfokus pada keuntungan pribadi, tetapi juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar. Nunuk bekerja sama dengan UMKM lokal, seperti MUA, dekorasi, dan tenda, untuk menyediakan layanan pernikahan yang lengkap.
Sebagai seorang guru, Nunuk menyadari bahwa ada banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam menghadapi siswa dengan karakter yang beragam. Namun, ia tetap optimis dan yakin bahwa dengan semangat dan inovasi, semua tantangan dapat diatasi. (rir/han)
Editor : Hany Akasah