RADAR GRESIK - Kecintaannya pada sepak bola membuat Agita Desi Dwijaning Ayu, seorang guru olahraga SMPN 4 Gresik sekaligus exco komite usia muda dan Askab PSSI Gresik, mencurahkan dedikasinya dalam mengembangkan potensi pesepak bola muda di Kota Pudak.
Perempuan berusia 39 tahun ini memiliki perjalanan panjang di dunia olahraga, dimulai dari menjadi atlet lari sejak kecil hingga kini menduduki posisi strategis dalam kepengurusan PSSI Gresik.
Dengan latar belakang sebagai guru olahraga, Agita memiliki pemahaman mendalam tentang pentingnya pembinaan sejak usia dini.
Ia pun terlibat aktif dalam program Askab Gresik yang mengikuti program Asprov menggelar Soeratin U-13 dan U-15. Agita berupaya menggelar kompetisi serupa untuk kelompok usia 10 dan 12 tahun.
"Sepak bola itu menarik karena sangat kompleks. Semua permasalahan, prestasi, dan prosesnya bisa kita lihat langsung di lapangan," ujar Agita.
Salah satu prestasi membanggakan yang pernah diraih Agita adalah turut mengantarkan tim sepak bola wanita Gresik United meraih Piala Pertiwi 2021. Namun, di balik kesuksesan tersebut, Agita juga kerap menghadapi tantangan, seperti sorotan publik ketika terjadi kesalahan.
"Suka dukanya sudah biasa. Yang penting kita bisa terus belajar dan memperbaiki diri," imbuhnya.
Ke depannya, Agita berharap pembinaan usia muda di Gresik bisa lebih maksimal dan mendapat perhatian lebih dari pemerintah daerah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam upaya mengembangkan sepak bola di Kota Pudak. (rir/han)
Editor : Hany Akasah