RADAR GRESIK - Tak banyak advokat perempuan yang fokus di bidang pidana, namun berbeda dengan Kepala Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Gresik UMG) Ifahda Pratama Hapsari.
Hingga pendidikan doctor, perempuan yang akrab disapa Miss Ifah itu mengambil konsentrasi peradilan pidana anak. “Dari S1 tertarik dengan perdagangan anak (human trafficking), banyak kasus pidana yang menimpa anak-anak kita, dan ini harus dijadikan perhatian penting oleh hukum Indonesia,” kata Ifah.
Fokus bidang tersebut pun berlanjut ketika Ifah melanjutkan pendidikan di fakultas hukum Universitas Airlangga, lalu S3 Universitas Brawijaya. Karena keahliannya itu, Ifah juga pernah diminta sebagai saksi ahli dibidang narkotika oleh kepolisian dan Badan Nasional Narkotika.
Meski sibuk dengan aktivitas pendampingan terhadap pidana anak dan studi S3nya, Ifah kini juga fokus untuk mengembangkan prodinya. Apalagi, prodinya masih muda. Beberapa upaya yang dilakukan yakni memperkuat kerja sama jejaring di bidang hukum meliputi ruang lingkup sistem peradilan pidana. “Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kami kerjasama dengan Polres Gresik,” kata Ifah.
Program lainnya yakni memantapkan skill mahasiswa dengan aktif dalam debat , organisasi maupun ilmu pengetahuan lainnya. “Kami berharap prodi hukum di UMG ini bisa berkembang lebih baik lagi,” harap Ifah. (han)
Editor : Hany Akasah