Bagaimana tidak, pria 18 tahun itu mendapatkan penghargaan dari Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jawa Timur, Irjen Pol Toni Hermanto atas peran dan upayanya selama ini turut serta memberantas Narkoba.
Bahkan Rosyad (sapaan akrabnya) menjadi satu-satunya pelajar di Jawa Timur yang diminta untuk menghadiri penyerahan penghargaan langsung di Mapolda Jatim.
Baca Juga: Rizky Abrian, Dosen Sastra Indonesia UINSA Surabaya Jadi Pengajar BIPA di Luar Negeri
"Saya tidak pernah menyangka kerja keras selama ini dalam berkampanye Anti Narkoba mendapatkan apresiasi dari bapak Kapolda," kata Rosyad.
Dijelaskan, selama kurun waktu tiga tahun terakhir, Rosyad aktif dalam kegiatab Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Sosialisasi P4GN bersama DPC Gerakan Anti Narkoba (Granat) Kabupaten Gresik.
Bahkan tidak jarang waktu bergaulnya dengan teman sebayanya hilang seiring padatnya jadwal sosialisasi. Semua itu dia lakukan agar para millenial khususnya di kota Wali bisa terhindar dari bahaya Narkoba.
"Kampanye anti narkoba yang saya lakukan tidak hanya secara offline melainkan juga di dunia digital serta dalam berbagai kesempatan saat bertemu masyarakat," pungkasnya. (fir/han)
Editor : Hany Akasah