Bagaimana tidak, Wahyu yang sebelumnya tidak memiliki basic atau pengalaman di sektor properti justru diberi amanah untuk memimpin sebuah proyek perumahan dengan luas 8 hektar.
Beruntungnya, penjualan perumahan Manyar Riverside by Golden East yang dia tangani tersebut cukup tinggi bahkan sampai harus menyisakan antrian konsumen yang panjang.
"Pertama kali masuk ke Gresik saya tidak punya gambaran ingin bekerja apa. Ternyata saat iseng-iseng coba kirim lamaran langsung diterima. Setelah beberapa kali presentasi akhirnya saya ditunjuk sebagai manajer proyek. Tentu ini merupakan kesempatan yang tidak akan saya sia-siakan," kata Wahyu.
Baca Juga : Alief Subagio, Koneksikan Pilihan Study Berkelanjutan
Dia mengungkapkan, sebelum terjun ke dunia properti dirinya dulunya merupakan pengusaha dibidang agen perjalanan atau travel.
"Jika agen perjalanan kita hanya memberikan pelayanan kepada konsumen. Mungkin juga bisa menjalin kerjasama dengan toko oleh-oleh dan hotel. Namun di dunia properti tidak begitu, disini urusannya sangat komplek tidak hanya soal konsumen saja kita juga harus berhadapan dengan birokrasi yang rumit," pungkasnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah