Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Momen Ramadan, Dubes Uzbekistan Ziarah ke Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Jumat, 28 Maret 2025 | 18:07 WIB
ZIARAH : Dubes Uzbekistan Ziarah untuk Indonesia, HE Oybek Eshonov saat melakukan ziarah ke Makam Sunan Gresik atau Syekh Maulana Malik Ibrahim.
ZIARAH : Dubes Uzbekistan Ziarah untuk Indonesia, HE Oybek Eshonov saat melakukan ziarah ke Makam Sunan Gresik atau Syekh Maulana Malik Ibrahim.

RADAR GRESIK - Duta Besar (Dubes) Uzbekistan untuk Indonesia, HE Oybek Eshonov melakukan ziarah ke Makam Sunan Gresik atau Syekh Maulana Malik Ibrahim. Kunjungan ini menjadi momen penting untuk mempererat hubungan budaya dan spiritual antara Indonesia dan Uzbekistan.

Kedatangan Dubes Uzbekistan beserta rombongan disambut langsung oleh pengurus Yayasan Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim Dr. Taufiq Harris serta tokoh agama Habib Hamid Syahab.

Kehadiran Duta Besar (Dubes) Uzbekistan untuk Indonesia, HE Oybek Eshonov didampingi Konsul Kedutaan Uzbekistan di Jakarta, Abdirakhmon Omonkulov, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur Evy Afiyanasari, serta jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Gresik dan Kepala UPT Pariwisata Gresik, Wanto.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur, Evy Afiyanasari mengatakan, kunjungan ini memiliki makna spiritual yang mendalam, terutama karena dilakukan di bulan suci Ramadan.

“Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan dan ziarah, sekaligus menjadi kesempatan bagi Dubes Uzbekistan untuk lebih mengenal sejarah dan budaya Islam di Indonesia,” ujarnya.

Sementara Dubes Oybek Eshonov menyampaikan bahwa kehadirannya di makam Sunan Gresik bukan sekadar ziarah, tetapi juga untuk mengenang dan meneladani perjuangan penyebaran Islam yang dilakukan oleh Sunan Gresik di Nusantara.

“Syekh Maulana Malik Ibrahim adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam, khususnya di Indonesia. Kami berharap, dengan berziarah ke makam beliau, kami dapat mengambil hikmah dari perjuangan dan dakwah yang telah beliau lakukan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, hubungan antara Uzbekistan dan Indonesia memiliki akar sejarah yang kuat, terutama dalam penyebaran ajaran Islam.

“Banyak ulama besar di Nusantara yang memiliki keterkaitan dengan para ilmuwan Muslim dari Asia Tengah, termasuk Uzbekistan, yang merupakan tanah kelahiran banyak cendekiawan Islam ternama,” tandasnya.

Suasana ziarah berlangsung khusyuk. Rombongan melakukan doa bersama yang dipimpin oleh Habib Hamid Syahab, dengan harapan mendapatkan berkah serta ridho Allah SWT.

“Semoga melalui ziarah ini, bisa meningkatkan tali silaturahmi dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tutur Dr. Taufiq Harris.

Lebih lanjut, ziarah ke makam para wali memang menjadi tradisi di kalangan umat Islam, terutama di bulan Ramadan.

“Selain sebagai bentuk penghormatan kepada ulama terdahulu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperdalam spiritualitas dan mengenang perjuangan mereka dalam menyebarkan Islam,” imbuhnya.

“Kunjungan ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan diplomatik dan budaya antara Indonesia dan Uzbekistan, mengingat kedua negara memiliki ikatan sejarah dalam peradaban Islam,” pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#ziarah #gresik #Duta besar #Ramadan #uzbekistan #Maulana Malik Ibrahim #HE Oybek Eshonov