Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Serunya Tradisi Udik-Udikan, Hujan Uang di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik Jadi Rebutan Warga

Fahtia Ainur Rofiq • Rabu, 17 April 2024 | 17:31 WIB
Warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik berebut uang yang disebar untuk melestarikan tradisi udik-udikan.
Warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik berebut uang yang disebar untuk melestarikan tradisi udik-udikan.

RADAR GRESIK - Warga Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik kembali menggelar tradisi udik-udikan pada momen hari raya kupat. Puluhan masyarakat terlihat memperebutkan uang yang disebarkan warga ke langit seperti layaknya hujan.

Kegiatan tersebut diawali dengan tradisi ambengan di masjid atau musala. Saat hendak pulang ke rumah, sejumlah warga melemparkan uang ke atas dan langsung jadi rebutan warga lainnya.

"Tradisi ini, untuk mengajarkan agar gemar bersedakah," ujar Bariroh, salah satu warga.

Menurut dia, tradisi ini sudah ada sejak lama dan selalu gelar seminggu setelah lebaran atau saat kupatan. 

"Tradisi udik-udikan sudah melekat dengan warga Suci. Saya ikut melestarikan tradisi ini setiap tahun sebagai ungkapan syukur setelah lebaran Idul Fitri," ungkap Bariroh.

Tradisi ini diikuti semua masyarakat. Baik tua atau muda, laki-laki maupun perempuan semuanya ikut berburu uang dalam tradisi udik-udikan.

"Mayoritas keluarga yang memiliki anak kecil pasti melakukan tradisi ini. Mereka akan mengumpulkan uang koin sejak jauh-jauh hari, bila tidak sempat bisa menggunakan uang kertas," pungkasnya.

Salah satu warga, Aruf mengaku sangat bersemangat mengikuti tradisi ini. Selain seru, dirinya juga bisa mendapatkan uang.

"Lumayan uangnya tapi ya menguras tenaga, lari-lari, bangun pagi, juga adu mekanik sebab yang ikut banyak dan saling rebutan. Untung belum pernah sampe ketiban orang," pungkasnya. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#udik-udikan #gresik #manyar #hujan uang #Desa Suci