Ketua Muslimat NU GKB II Ummu Aliyah mengatakan, dalam kegiatan itu Muslimat mengajak anggota menjadi pelaku UMKM yang mandiri dan prodiktif. "Mengingat selama ini, Ibu-ibu anggota Muslimat NU GKB II sudah memiliki izin usaha seperti pembuatan tas rajut, pembuatan kerupuk puli, roti rumahan, dan sebagainya," kata Ummu.
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengungkapkan, gerakan UMKM yang dilakukan Muslimat bisa membantu pemerintah membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan para perempuan Gresik. "Melalui UMKM Muslimat memiliki potensi untuk berkembang dengan lebih banyak promosi," kata Aminatun.
Menurutnya, salah satu faktor kebangkitan ekonomi di tengah pandemi karena dukungan dan geliat para UMKM. "Pemkab Gresik sendiri sudah menjembatani para UMKM agar produknya bisa dipasarkan di swalayan dan minimarket, kami berharap nantinya Muslimat juga mengisi produknya di situ dan bisa go internasional," kata perempuan yang juga anggota Muslimat tersebut.
Sementara itu PACMNU Manyar Hajar Idris mengaku kagum dengan Muslimat NU GKB II, Baginya para anggota Muslimat yang terdiri dari ibu-ibu harus inovatif. "Saatnya muslimat NU menjadi subjek dan bukan lagi objek yang nantinya menjadi pelaku UMKM tangguh," ujarnya. (rir/han) Editor : Hany Akasah