Manager Icon Apartemen, Teddy Tzu mengatakan sepanjang triwulan I/2022 pihaknya telah menyerahkan lebih dari 400 unit apartemen kepada pemiliknya. Meski serah terima kunci terlambat namun pihaknya optimis jika hal ini menjadi penanda awal mulai bergeliatnya sektor hunian vertikal.
"Kami memiliki dua unit tower A dan B yang masing-masing berkapasitas 770 unit. Untuk seluruh unit di tower A sudah sold out dan 400 unit diantaranya sudah kami serah terimakan. Sedangkan tower B masih 30 persen," ujarnya.
Dikatakan, dari 400 unit yang sudah diserahterimakan ada sekitar 100 unit apartemen yang sudah ditempati. Rata-rata penghuninya adalah dokter, perawat, mahasiswa dan beberapa kalangan buruh yang bekerja di kawasan Java Integrated Industrial Port And Estate (JIIPE). "Pemilik apartemen menyewakan tempat tinggal sementara atau kos dengan tentang waktu 3 bulan sampai 6 bulan," imbuhnya.
Teddy mengaku pihaknya tidak sabar menunggu kehadiran lembagai pendidikan negeri yang akan berdiri di Kabupaten Gresik. Menurutnya hadirnya fakultas Vokasi dari Universitas Airlangga (Unair) akan membuat peminat apartemen naik. Selaras dengan itu tingkat okupansi hunian vertikal yang sudah diserahterimakan juga akan bertambah.
"Selama ini pemerintah daerah banyak memberikan dukungan salah satunya menangguhnya pajak BPHTB sembari menunggu seluruh legalitas selesai. Insentif ini menjadi angin segar dan nafas bagi pengusaha properti seperti kami" pungkasnya.
Sementara itu, Ketua REI Gresik Widodo mengaku, geliat properti di Gresik muali bergeliat tahun ini. “Usai pelaksanakaan vaksin booster ketakutan masyarakat mulai menurun, kondisi sudah mulai membaik,” kata Widodo. (fir/han) Editor : Hany Akasah