RADAR GRESIK – Kawasan Masjid Jami' dan Alun-Alun Kabupaten Gresik berubah menjadi lautan manusia pada puncak peringatan Haul ke-71 Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf, Rabu (3/6).
Sejak pagi hari, ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara terus berdatangan demi mengikuti rangkaian doa dan zikir bersama. Mereka hadir untuk mengenang jasa ulama besar yang dikenal luas sebagai tokoh penyebar syiar Islam di wilayah Gresik tersebut.
Suasana religius yang kental sudah mulai terasa sejak pukul 09.00 WIB. Ribuan jemaah tampak duduk berdesakan dengan tertib, baik di area dalam maupun di sepanjang jalan luar Masjid Jami'.
Lantunan salawat dan doa-doa selaras menggema, menciptakan atmosfer khusyuk yang menyelimuti jantung Kota Gresik. Rangkaian puncak haul ini berlangsung khidmat hingga sekitar pukul 11.30 WIB sebelum para jemaah perlahan mulai meninggalkan lokasi.
Peringatan Haul Habib Abu Bakar Assegaf sejatinya bukan sekadar agenda tahunan keagamaan biasa. Kegiatan ini telah bertransformasi menjadi magnet spiritual luar biasa yang mampu menarik massa dari berbagai penjuru Nusantara. Bahkan setiap tahunnya, sejumlah peziarah internasional dari luar negeri konsisten hadir demi melepas rindu spiritual dan berziarah langsung ke makam sang habib.
Baca Juga: Tembus 100 Persen, Haul Habib Abu Bakar Dongkrak Okupansi Hotel Santika Gresik
Demi mendukung kelancaran dan kekhidmatan jalannya acara, sejumlah ruas jalan protokol di sekitar pusat lokasi haul terpaksa ditutup sementara oleh pihak keamanan. Pengaturan lalu lintas secara ketat diberlakukan agar mobilitas jemaah yang membeludak tetap dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.
Keberkahan acara ini turut dirasakan langsung oleh Achmad Usman, seorang jemaah asal Jakarta yang memboyong serta keluarganya. Demi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal, Usman bahkan sudah tiba di Gresik sejak dua hari yang lalu.
"Alhamdulillah masih bisa hadir pada haul tahun 2026 ini. Semoga tahun depan bisa kembali mengikuti acara ini," ujar Usman bersyukur, Rabu (3/6).
Baca Juga: Haul Akbar Habib Abu Bakar Assegaf Bawa Berkah, Hotel Horison GKB Gresik Sold Out 100 Persen
Usman menuturkan bahwa sejak tahun 2019, ia hampir tidak pernah absen menghadiri Haul Habib Abu Bakar Assegaf karena memberikan ketenangan batin sekaligus menjadi ajang silaturahmi. "Alhamdulillah pada haul ke-71 ini saya masih bisa mengikuti seluruh rangkaian acara. Hanya tiga kali saya tidak sempat hadir," tambahnya.
Senada dengan Usman, kesan mendalam juga disampaikan oleh Rohman, jemaah yang jauh-jauh datang dari Kalimantan. Ia sengaja bertolak ke Gresik beberapa hari sebelum puncak acara dan memilih menginap di salah satu hotel terdekat agar bisa mengikuti seluruh prosesi dengan lebih fokus.
"Semoga puncak haul Habib Abu Bakar bin Muhammad bin Umar Assegaf membawa keberkahan bagi seluruh jamaah dan masyarakat Kabupaten Gresik," tutur Rohman penuh harap.
Baca Juga: Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf, 200 Personel Gabungan Siap Amankan Alun-Alun Gresik
Bagi ratusan ribu jemaah, Haul Habib Abu Bakar Assegaf bukan sekadar momentum untuk mengenang rekam jejak seorang ulama besar.
Lebih dari itu, tradisi agung ini telah menjadi ruang kultural yang kokoh untuk mempererat persaudaraan antar-umat, memperkuat nilai-nilai keislaman, sekaligus menjaga marwah tradisi keagamaan yang telah lama mengakar kuat di Kota Santri, Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah