RADAR GRESIK — Korps Bhayangkara Polres Gresik memberikan apresiasi tinggi terhadap personel dan elemen masyarakat yang berdedikasi tinggi dalam menyokong kondusivitas daerah.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, menyerahkan langsung penghargaan kepada belasan personel Polri dan warga sipil berprestasi dalam sebuah upacara resmi di Aula Wicaksana Laghawa Mapolres Gresik, Jumat (22/5).
Agenda yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, Kabag SDM Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, jajaran Pejabat Utama (PJU), serta perwakilan Kapolsek dan ASN Polres Gresik.
Baca Juga: PT Aji Bakuh Anugrah, UMKM Binaan Polres Gresik yang Sukses Ekspor Sekam Padi ke Pasar Global
Prestasi yang diukir para penerima penghargaan kali ini mencakup berbagai lini penugasan, mulai dari fungsi operasional, pembinaan, hingga kontribusi eksternal masyarakat.
Di bidang pembinaan, satu personel Baglog Polres Gresik menerima penghargaan bergengsi dari Aslog Kapolri atas keberhasilannya mengelola Barang Milik Negara (BMN) secara optimal selama sebelas tahun berturut-turut.
Sementara di lini operasional, tujuh personel Satintelkam diganjar penghargaan atas keberhasilan memitigasi dan membatalkan rencana aksi unjuk rasa serta pergerakan ormas yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Baca Juga: Ditinggal Kerja, Rumah di Perumahan GKA Manyar Terbakar Akibat Korsleting Kulkas
Apresiasi juga diberikan kepada jajaran polsek, salah satunya personel Polsek Manyar yang dinilai sebagai "Polisi Penolong" atas keaktifannya memanfaatkan media sosial demi pelayanan publik.
Selain itu, ada pula personel Polsek Panceng yang menjadi pionir dalam program ketahanan pangan, serta tiga personel yang menyabet predikat terbaik dalam keaktifan pelaporan sistem Aplikasi SOT.
Dari unsur masyarakat, Polres Gresik memberikan penghargaan khusus kepada dua warga sipil. Kedua warga tersebut dinilai berkontribusi aktif dalam mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden RI di Jawa Timur, khususnya dalam mengangkat sektor UMKM Kabupaten Gresik.
Baca Juga: Kasus Bocah Tenggelam di Jati Sewu Menganti Diambil Alih Polres Gresik, Manajemen Mulai Diperiksa
Dalam amanatnya, AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa reward bukan sekadar seremonial belaka, melainkan instrumen penting untuk memotivasi lahirnya budaya kerja yang sehat dan kompetitif demi mewujudkan jargon "Jogo Gresik". Namun, ia memastikan ketegasan sanksi tetap berjalan lurus.
"Pemberian penghargaan ini harus menjadi keteladanan. Namun perlu diingat, institusi tetap menerapkan punishment secara tegas tanpa pandang bulu terhadap personel yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin maupun hukum," tegas Kapolres.
Di penghujung arahannya, perwira menengah dengan dua melati di pundak tersebut menitipkan pesan moral yang mendalam kepada seluruh anggotanya agar selalu mengedepankan empati, keikhlasan, dan membuang jauh-jauh sikap arogan saat berhadapan dengan publik.
Baca Juga: Judi Sabung Ayam di Wringinanom Digerebek, Polres Gresik Amankan Enam Tersangka
"Saya mengajak seluruh personel Polres Gresik agar senantiasa menjadi anggota Polri yang 'bisa merasa', bukan 'merasa bisa'. Selalu layani masyarakat dengan hati. Tetaplah bersyukur, ikhlas dalam bekerja, serta selalu berikhtiar dan berdoa," pungkas AKBP Ramadhan Nasution.
Upacara penghargaan ini diakhiri dengan sesi jabat tangan berkala dan foto bersama antara Kapolres, PJU, serta seluruh penerima piagam penghargaan dalam suasana hangat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah