RADAR GRESIK – Suasana Aula SMA Negeri 1 Gresik tampak berbeda dari biasanya. Ratusan pelajar dari jenjang SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gresik berkumpul untuk mengikuti simulasi penanganan korban kecelakaan lalu lintas dalam kegiatan bertajuk Police Goes To School.
Kegiatan yang digelar oleh Satlantas Polres Gresik ini bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar dengan menggandeng Jasa Raharja Cabang Gresik, RS Semen Gresik, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik.
Para pelajar tampak antusias memperhatikan tim medis mempraktikkan cara memberikan pertolongan pertama hingga mencoba langsung teknik dasar yang diajarkan.
Baca Juga: Berawal Alami Pecah Ban, Sopir Dump Truk Meninggal Terjepit di Bungah Gresik
Kasat Lantas Polres Gresik, Nur Arifin, menekankan bahwa pelajar merupakan kelompok dengan mobilitas tinggi yang rentan terhadap risiko di jalan raya. Oleh karena itu, edukasi mengenai safety riding dan defensive driving menjadi sangat krusial.
“Pelajar merupakan kelompok pengguna jalan dengan mobilitas tinggi. Edukasi mengenai safety riding, defensive driving, hingga pemahaman dasar pertolongan pertama sangat krusial diberikan sejak dini guna meminimalisir fatalitas kecelakaan,” ujar Nur Arifin.
Selain materi teknis, Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik, Andreas Dwi A, bersama anggotanya memberikan simulasi berkendara yang aman. Para siswa juga diajak berdiskusi mengenai etika berlalu lintas, mulai dari penggunaan helm yang benar hingga bahaya menggunakan ponsel saat mengemudi.
Baca Juga: IIDI Gresik Gandeng BNN Jatim, Perkuat Peran Istri sebagai Benteng Keluarga dari Bahaya Narkoba
Tak hanya soal berkendara, aspek medis juga menjadi sorotan. Tim medis dari RS Semen Gresik memberikan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).
Guru dan pelajar diajarkan teknik pemeriksaan kondisi korban serta penanganan luka ringan sebelum bantuan profesional tiba.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari gerakan Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL). Program ini mendorong tenaga pendidik untuk menjadi pelopor budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah masing-masing.
Baca Juga: Pejalan Kaki Lansia Terluka Usai Tertabrak Motor Pelajar di Wringinanom Gresik
Melalui inisiatif ini, Satlantas Polres Gresik berharap kesadaran generasi muda akan keselamatan jalan raya terus meningkat, sehingga angka kecelakaan pelajar di Kabupaten Gresik dapat ditekan secara signifikan. (yud/han)
Editor : Hany Akasah