Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Hilal Tak Terlihat di Gresik, LFNU Laporkan Hasil Rukyatul Hilal ke Kemenag

Hany Akasah • 2026-03-19 19:42:00
Petugas mengamati matahari terbenam menggunakan teleskop saat melakukan pemantauan hilal.
Petugas mengamati matahari terbenam menggunakan teleskop saat melakukan pemantauan hilal.

 

RADAR GRESIK – Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik melakukan pemantauan hilal di Bukit Condrodipo, Kabupaten Gresik, Kamis (18/3/2026), untuk menentukan awal 1 Syawal 1447 Hijriah. Namun, hilal tidak berhasil terlihat akibat kondisi cuaca mendung tebal.

Sejak sore sekitar pukul 15.00 WIB, langit di wilayah Gresik sudah tertutup awan gelap. Awan hitam pekat menyelimuti hampir seluruh kawasan, sehingga menghambat proses rukyatul hilal.

Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Gresik, Muchyiddin Hasan, mengatakan bahwa kondisi cuaca menjadi kendala utama dalam pengamatan hilal kali ini.

“Karena cuaca mendung tebal, hilal tidak bisa terlihat di Bukit Condrodipo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tim LFNU bersama sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam telah melakukan pengamatan menggunakan berbagai peralatan, baik manual maupun modern.

Baca Juga: Mendung Tebal Selimuti Gresik, Bagaimana Prediksi Hilal Penentuan Idul Fitri

Peralatan yang digunakan antara lain teodolit, teleskop binokular, dan monokular. Meski demikian, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil karena langit tertutup awan.

“Tim kami sudah melakukan pengamatan dengan berbagai alat, tetapi hilal tetap tidak terlihat karena kondisi langit mendung,” tambahnya.

Hasil pemantauan tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) serta Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gresik sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat tingkat nasional.

Untuk penentuan resmi 1 Syawal 1447 Hijriah, LFNU Gresik menegaskan masih menunggu keputusan pemerintah melalui sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama Republik Indonesia.

“Kami di sini hanya melaksanakan pemantauan dan menyampaikan laporan. Untuk penetapan awal Syawal, sepenuhnya menjadi kewenangan Menteri Agama,” pungkas Hasan. (han)

Editor : Hany Akasah
#Hari Raya Idul Fitri #Kemenag #rukyatul hilal #hilal