Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sejukkan Hati di Balik Jeruji, Warga Binaan Rutan Gresik Targetkan Khatam Al-Qur’an Selama Ramadan

Yudhi Dwi Anggoro • Selasa, 24 Februari 2026 | 09:27 WIB

TADARUS : Warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik saat tadarus mengaji Alquran selama bulan Ramadhan di masjid At - Taubah.
TADARUS : Warga binaan Rutan Kelas IIB Gresik saat tadarus mengaji Alquran selama bulan Ramadhan di masjid At - Taubah.

RADAR GRESIK – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid At-Taubah di dalam kompleks Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Gresik.

Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menyibukkan diri dengan berbagai program kerohanian, salah satunya adalah tadarus Al-Qur'an secara rutin dan bergiliran.

Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Vendra Hermawan, menjelaskan bahwa pihak Rutan telah menyusun program khusus agar waktu para warga binaan lebih produktif dalam beribadah.

Kegiatan tadarus ini tidak hanya dilakukan sekali, melainkan dibagi dalam beberapa sesi setiap harinya.

"Kegiatan Tadarus baca Alquran dilakukan dua kali habis salat Dzuhur dan salat Ashar, kemudian dilanjutkan usai salat Tarawih sampai jam 09.00 WIB malam," ujar Vendra, Selasa (24/2).

Vendra menambahkan bahwa puluhan warga binaan terlibat aktif setiap hari. Untuk menjaga ketertiban, peserta tadarus diambil secara bergantian dari perwakilan setiap blok hunian.

Melihat antusiasme para warga binaan yang menjalankan tadarus dengan sangat khusyuk, Vendra optimis kualitas ibadah tahun ini akan semakin baik.

Sebagai perbandingan, pada bulan Ramadan tahun lalu, warga binaan berhasil menyelesaikan khataman Al-Qur'an sebanyak empat kali.

"Alhamdulillah kegiatan Tadarus hari ini berjalan dengan khusuk. Semoga dengan adanya kegiatan ini menjadi amal dan berkah bagi warga binaan, serta menjadi momentum untuk introspeksi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan," imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, berharap kegiatan religius ini memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga binaan.

Menurutnya, Ramadan adalah waktu yang tepat bagi mereka untuk merenungi masa lalu dan bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik.

"Kami berharap dengan adanya tadarusan dan khataman Alquran ini, para warga binaan bisa merasakan manfaatnya secara pribadi dan memperkuat keimanan mereka selama Ramadan. Ini langkah penting dalam membantu mereka memperbaiki diri, merenungkan perbuatan masa lalu, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik," pungkas Eko Widiatmoko.

Melalui lantunan ayat suci yang bergema setiap hari, Rutan Gresik berupaya mengubah wajah pemasyarakatan menjadi tempat pembinaan yang lebih humanis dan spiritual. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Khatam #Warga #Rutan #Binaan #gresik