Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kisah Inspiratif dari Bumi Wali: Remaja 16 Tahun dan Nenek 95 Tahun Siap Berangkat Haji dari Gresik

Fajar Yuliyanto • Kamis, 19 Februari 2026 | 09:48 WIB
JAMAAH : Para calon jamaah haji saat mengikuti rangkaian manasik haji di Kabupaten Gresik
JAMAAH : Para calon jamaah haji saat mengikuti rangkaian manasik haji di Kabupaten Gresik

RADAR GRESIK – Ribuan calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Gresik kini tengah memasuki fase persiapan intensif menuju Baitullah.

Suasana religius tampak menyelimuti rangkaian kegiatan manasik haji yang digelar sebagai bekal ilmu dan fisik sebelum para jemaah bertolak ke Tanah Suci tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Gresik, Lulus, mengungkapkan bahwa dari total ribuan jamaah yang terdaftar, terdapat fenomena menarik terkait rentang usia peserta. Tercatat, seorang remaja berusia belasan tahun dan seorang nenek yang hampir menyentuh usia satu abad menjadi jemaah termuda dan tertua dari Kabupaten Gresik.

“Berdasarkan data kami, jemaah termuda adalah Sekar Safaata Sahra berusia 16 tahun, putri dari Timbul Gunarso, warga Gedang Kulut RT 003 RW 001, Kecamatan Cerme. Sementara jemaah tertua adalah Tuminah binti Tasmi berusia 95 tahun, warga Kauman RT 017 RW 005, Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom,” kata Lulus pada Rabu, (18/2).

Lulus menjelaskan lebih lanjut bahwa jumlah jamaah yang mengikuti manasik haji di Kabupaten Gresik tahun ini mencapai 2.679 orang. Jika dirinci berdasarkan wilayah, persebaran jemaah tersebar di berbagai titik, seperti di Kecamatan Manyar yang menyumbang sekitar 400 jemaah.

Kemudian wilayah Gresik, Sangkapura, dan Tambak sebanyak 233 jemaah, Kecamatan Kebomas 290 jemaah, serta Kecamatan Dukun 175 jemaah, yang diikuti oleh kecamatan-kecamatan lainnya.

Secara demografis, keberangkatan tahun ini menunjukkan dominasi kaum hawa. Lulus memaparkan bahwa untuk data akhir keberangkatan, jumlah jemaah haji asal Gresik sebanyak 2.679 orang, yang kemudian ditambah dengan 18 orang Petugas Haji Daerah (PHD) atau pembimbing.

Dari segi jenis kelamin, jemaah perempuan mendominasi dengan jumlah 1.455 orang, sedangkan jemaah laki-laki tercatat sebanyak 1.225 orang.

Latar belakang para tamu Allah ini pun sangat beragam. Dari sisi pendidikan, mayoritas jemaah merupakan lulusan SMA, disusul oleh lulusan SD dan S1. Selain itu, terdapat pula jemaah dengan latar belakang SMP, Diploma, S2, hingga tiga orang yang memiliki gelar S3.

Begitu pula dengan bidang pekerjaan, di mana profesi swasta menempati urutan teratas dengan 1.211 orang, disusul ibu rumah tangga sebanyak 622 orang, petani 337 orang, serta berbagai profesi lain seperti PNS, pedagang, pelajar, hingga TNI/POLRI dan pensiunan.

Jika ditinjau dari aspek usia, kelompok produktif menjelang lansia menjadi yang terbanyak. Kelompok usia 51 hingga 60 tahun mendominasi dengan jumlah 954 jemaah atau sekitar 35,61 persen.

Selanjutnya, usia 41 hingga 50 tahun sebanyak 637 jemaah dan usia 60 hingga 70 tahun sebanyak 623 jemaah. Meski didominasi usia matang, antusiasme juga terlihat pada kategori muda yakni usia 18 hingga 30 tahun yang mencapai lebih dari 100 orang, serta kategori lansia di atas 71 tahun yang tetap semangat menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Menutup keterangannya, Lulus berharap seluruh proses persiapan hingga kepulangan nanti dapat berjalan tanpa hambatan berarti demi kenyamanan para jemaah.

“Mudah-mudahan seluruh jamaah haji tahun ini bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#manasik haji #Jamaah Haji #gresik #lulus #Kemenhaj