Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik Pastikan Stok Bapokting Aman Meski Harga Cabai Rawit Melejit

Yudhi Dwi Anggoro • Minggu, 8 Februari 2026 | 08:38 WIB
CEK SEMBAKO : Satgas pangan Polres Gresik saat melakukan pengecekan harga sejumlah barang pokok di pasar dan swalayan dingresin menjelang bulan Ramadhan.
CEK SEMBAKO : Satgas pangan Polres Gresik saat melakukan pengecekan harga sejumlah barang pokok di pasar dan swalayan dingresin menjelang bulan Ramadhan.

RADAR GRESIK – Guna menjamin ketenangan masyarakat dalam menyambut bulan suci Ramadan, Satgas Pangan Polres Gresik melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengecek ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Pokok Penting (Bapokting).

Pemantauan ini dilakukan langsung di Pasar Baru Gresik, Jalan Gubernur Suryo, pada Jumat (6/2).

Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit IV Pidek Satreskrim Polres Gresik, Iptu Luthfi Hadi Nugroho, menyasar berbagai komoditas mulai dari beras, minyak goreng, hingga protein hewani.

Langkah preventif ini diambil untuk mendeteksi dini potensi kelangkaan serta mencegah lonjakan harga yang kerap terjadi akibat meningkatnya permintaan pasar.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga beras premium tercatat di angka Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium Rp12.600 per kilogram.

Untuk kebutuhan dapur lainnya, gula pasir dibanderol Rp16.500 per kilogram dan minyak goreng kemasan pemerintah, MinyaKita, berada di harga Rp15.700 per liter. Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengungkapkan bahwa secara umum kondisi pangan di wilayah hukumnya masih terkendali.

Namun, pihaknya memberikan catatan khusus pada komoditas cabai rawit merah yang saat ini menyentuh harga Rp78.000 per kilogram.

"Tingginya harga cabai rawit merah dipengaruhi oleh harga beli pedagang yang sudah berada di atas Harga Acuan Penjualan (HAP). Sebagian besar pasokan didatangkan dari Pasar Keputran Surabaya dengan harga pembelian sudah mencapai Rp73.000 per kilogram," jelas AKP Arya Widjaya.

Faktor cuaca juga menjadi pemicu utama kenaikan harga komoditas pedas tersebut. Curah hujan yang tinggi di daerah penghasil mengakibatkan banyak tanaman cabai yang membusuk dan gagal panen, sehingga pasokan ke pedagang menjadi terbatas.

Meski demikian, kepolisian memastikan bahwa untuk barang kebutuhan pokok lainnya tidak ditemukan indikasi kelangkaan.

"Namun secara umum, stok Bapokting di Kabupaten Gresik masih aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan," tegas AKP Arya. Polres Gresik berkomitmen untuk terus mengawal rantai distribusi pangan melalui pemantauan berkala oleh Satgas Pangan.

Hal ini dilakukan agar masyarakat Gresik dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani oleh fluktuasi harga yang ekstrem.

"Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan aman dan tenang," pungkasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #Ramadan #Pasar #Sembako #polres