RADAR GRESIK - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui dua kegiatan utama: Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan sosialisasi program kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan.
Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan PHBS, yang dilaksanakan di aula luar Rutan, merupakan upaya preventif dalam mencegah berbagai penyakit menular seperti penyakit kulit, TBC, diare, dan infeksi lainnya.
Penyakit-penyakit ini rentan timbul akibat pola hidup yang kurang sehat, terutama mengingat lingkungan hunian Rutan yang bersifat komunal.
"Mengingat lingkungan hunian yang bersifat komunal, penerapan PHBS menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan bersama," ujar Eko, Kamis (4/3).
Dalam penyuluhan tersebut, warga binaan mendapatkan edukasi komprehensif mengenai CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) dan pemahaman tentang penyakit kulit, cara penularan, dan pencegahannya.
Selain itu juga etika batuk dan pencegahan TBC dan materi mengenai kebersihan blok hunian dan aturan kebersihan yang wajib dipatuhi.
Eko berharap, melalui penyuluhan ini, warga binaan dapat mengubah kebiasaan lama dan mulai menerapkan perilaku hidup yang lebih bersih, sehat, dan bertanggung jawab.
Ia menegaskan, penerapan PHBS bukan hanya soal menjaga kesehatan diri, tetapi juga merupakan bentuk tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan Rutan yang sehat, aman, dan nyaman.
Usai penyuluhan PHBS, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi program kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan.
Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kemampuan dan kualitas pendidikan, khususnya bagi warga binaan yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti pendidikan kesetaraan Paket A (setara SD) dan Paket B (setara SMP).
Melalui program ini, warga binaan akan mendapatkan pembelajaran dasar yang sesuai dengan kebutuhan paket, mencakup mata pelajaran seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
"Program pendidikan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk terus berkembang, memperbaiki diri, serta memiliki keterampilan akademik yang dapat menjadi bekal setelah selesai menjalani masa pidana," pungkas Eko.
Dengan terlaksananya dua kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Gresik membuktikan komitmennya dalam memberikan pelayanan pembinaan yang holistik, mulai dari aspek kesehatan hingga pendidikan, demi mewujudkan warga binaan yang lebih sehat, produktif, dan siap kembali ke tengah masyarakat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah