RADAR GRESIK – Kepolisian Resor (Polres) Gresik menjadi salah satu satuan kerja yang menjalani Audit Risk Assessment Sistem Manajemen Pengamanan Markas (Mako) jajaran Polda Jawa Timur.
Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (9/10) di Ruang Gelar Ananta Hira Satreskrim Polres Gresik, dengan fokus utama pada identifikasi dan evaluasi potensi risiko keamanan di lingkungan Mako.
Kegiatan audit dipimpin langsung oleh AKBP Yayuk Sri Wahyuningtias, selaku Ketua Tim Assessment dan Kasubdit Waster Pamobvit Polda Jatim, didampingi empat anggota tim.
Wakapolres Gresik, Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan kerja di lingkungan kepolisian.
“Sistem Risk Assessment ini bertujuan mengetahui dan memetakan risiko yang ada di Mako Polres Gresik, agar dapat ditangani dengan tepat dan terukur,” ujar Kompol Danu.
Ia menambahkan, tahapan risk assessment mencakup komitmen, persiapan, identifikasi bahaya, analisis risiko, penilaian risiko, dan penanganan risiko, dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan matriks peluang dan akibat.
Menurutnya, hasil audit akan menjadi sistem kontrol penting untuk mencegah kecelakaan kerja dan memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan aman dan efisien.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman personel, serta mendukung kemajuan Polres Gresik dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tambahnya.
Wakapolres juga melaporkan bahwa kondisi gedung, alut, alsus, serta sarana dan prasarana (sarpras) Polres Gresik saat ini berada dalam keadaan baik dan siap menunjang kinerja kepolisian.
Ketua Tim Assessment, AKBP Yayuk Sri Wahyuningtias, menjelaskan bahwa sistem pengamanan wajib dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), termasuk kewajiban pelaksanaan safety induction bagi setiap tamu yang memasuki lingkungan Polres.
Dalam pelaksanaan audit, tim akan menilai lima elemen utama pengamanan, yaitu komitmen Kebijakan Dasar: Komitmen pimpinan dalam pelaksanaan sistem pengamanan, pola Pengamanan dengan truktur dan prosedur pengamanan yang diterapkan di lapangan.
Serta konfigurasi dukungan sarana prasarana seperti CCTV, jalur evakuasi, dan perlengkapan keamanan, standar Pelaksanaan Pengamanan: Prosedur operasional baku dalam menjaga keamanan Mako, serta monitoring dan Evaluasi: Proses pengawasan dan penilaian efektivitas pelaksanaan pengamanan.
AKBP Yayuk meminta agar selama survei lapangan, tim didampingi oleh personel yang kompeten, serta menyiapkan dokumen pendukung seperti SOP dan Surat Perintah (Sprint) personel jaga 1x24 jam.
"Kegiatan dilanjutkan dengan survei lingkungan Mako serta pendalaman materi dan wawancara. Audit ini diharapkan mampu memastikan bahwa sistem manajemen pengamanan di Polres Gresik berjalan optimal, adaptif, dan sesuai standar keamanan Polda Jawa Timur," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah