RADAR GRESIK – Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Nahdlatul Ulama (NU) Dukun menerima kunjungan studi tiru dari pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) dan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kebomas Gresik. Kegiatan yang bertema “Ngangsu Kaweruh” ini berlangsung penuh kehangatan di kantor MWCNU Dukun.
Ketua KSPPS NU Dukun, Muanan, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia berharap silaturahmi ini dapat mempererat ukhuwah dan memperkuat khidmah dalam membangun ekonomi warga Nahdliyin.
"Kami berharap MWCNU Kebomas segera memiliki koperasi syariah sendiri demi kemandirian ekonomi umat," ujarnya.
Muanan menekankan bahwa keberhasilan koperasi sangat bergantung pada Sumber Daya Manusia (SDM) yang amanah, kompeten, dan pekerja keras. Selain itu, profesionalisme dan digitalisasi dalam tata kelola manajemen menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan anggota.
Ia juga mengungkapkan bahwa KSPPS NU Dukun memiliki motto "sehat, mandiri, dan bermanfaat". Per akhir Agustus 2025, koperasi ini telah mengelola aset sebesar Rp34,5 miliar, dengan target Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp2,5 miliar di akhir tahun.
Dalam kunjungan ini, rombongan dari MWCNU Kebomas yang dipimpin oleh Ketua LPNU Kebomas, Budianto, dan Ketua Lazisnu Kebomas, M. Munir Maksum, mendapatkan pemaparan lengkap mengenai sejarah, visi-misi, dan sistem operasional KSPPS NU Dukun.
Mereka juga berkesempatan meninjau langsung aktivitas pelayanan yang dinilai sudah berjalan secara profesional.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk kolaborasi ekonomi yang lebih kuat antar-MWCNU di Kabupaten Gresik. (jar/han)
Editor : Hany Akasah