Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

PLN Nusantara Power Gandeng Mahasiswa UNISDA Hijaukan Pesisir Bawean dengan 10.000 Mangrove

Muhammad Firman Syah • Senin, 4 Agustus 2025 | 02:27 WIB
Memperingati hari Mangrove Sedunia, PT PLN Nusantara Power UP Gresik dan mahasiswa UNISDA tanam 10.000 bibit mangrove.
Memperingati hari Mangrove Sedunia, PT PLN Nusantara Power UP Gresik dan mahasiswa UNISDA tanam 10.000 bibit mangrove.

Pulau Bawean - Semangat menjaga bumi bukan hanya tanggung jawab perusahaan besar, tetapi menjadi gerakan bersama lintas generasi. Hal itu terlihat di pesisir Dusun Dedawang, Desa Telukjatidawang, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, PT PLN Nusantara Power UP Gresik menggandeng mahasiswa KKN Karya Nusa Universitas Islam Darul ’Ulum (UNISDA) menanam 10.000 bibit mangrove, Selasa (29/7).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan pesisir yang rentan abrasi. Melalui kolaborasi ini, PLN berharap dapat menanamkan kesadaran lingkungan kepada generasi muda dan mendorong masyarakat setempat untuk aktif menjaga ekosistem mangrove.

Perwakilan PLN Nusantara Power UP Gresik, Arleen Maranatha Siahaan, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan.

"Kami percaya, keberlanjutan tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan sinergi antara dunia industri, akademisi, dan masyarakat. Penanaman 10.000 mangrove ini menjadi langkah konkret kami bersama mahasiswa untuk melestarikan pesisir Bawean. Semoga upaya ini memberi manfaat ekologis dan ekonomi bagi warga, sekaligus menjadi inspirasi bagi daerah lain," ungkap Arleen.

Bagi para mahasiswa KKN UNISDA, keterlibatan mereka dalam program ini menjadi pengalaman berharga. Moh Rif’an Nur Alif, koordinator mahasiswa, menyebut aksi ini sejalan dengan misi KKN untuk mengabdi dan memberi solusi nyata bagi masyarakat.

"Kehadiran PLN Nusantara Power memberi kami ruang untuk berbuat lebih. Kami belajar bahwa mengabdi bukan hanya lewat teori, tetapi dengan langkah konkret seperti ini. Menanam mangrove berarti menanam masa depan untuk Bawean," ujarnya.

Senada, Muhamad Haikal Firmansyah menambahkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya sinergi lintas sektor.

"Kami melihat bagaimana program CSR bisa berdampak langsung ke masyarakat. Ini mengajarkan kami bahwa pembangunan berkelanjutan hanya tercapai jika semua pihak mau turun tangan," katanya.

Sementara itu, Dhimas Agung Prawiranata mengapresiasi kegiatan yang memadukan edukasi, aksi nyata, dan pemberdayaan.

"Terima kasih kepada PLN dan semua pihak yang terlibat. Ini bukan sekadar menanam pohon, tapi menanam kesadaran bahwa lingkungan harus dijaga bersama," ucapnya.

Selain menanam bibit, kegiatan ini juga mengedukasi masyarakat tentang manfaat mangrove mulai dari penahan abrasi, tempat hidup biota laut, hingga potensi ekonomi seperti ekowisata dan budidaya kepiting. Harapannya, masyarakat dapat mengembangkan potensi pesisir yang sehat menjadi sumber penghidupan baru.

Kolaborasi PLN Nusantara Power dan mahasiswa UNISDA ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga bumi bukan sekadar slogan. Dari pesisir sunyi Bawean, semangat hijau ditanam bersama untuk lingkungan yang lebih lestari, untuk generasi yang lebih peduli.

Editor : Cak Fir
#UNISDA #PLN Nusantara Power #Hijaukan Bumi #PEDULI LINGKUNGAN #Hari Mangrove Sedunia