RADAR GRESIK – Cuaca buruk yang melanda perairan utara Kabupaten Gresik kembali menelan korban. Sebuah Kapal Motor Nelayan (KMN) bernama SINAR FAJAR dilaporkan tenggelam setelah diterjang gulungan ombak besar. Kejadian nahas ini berlangsung sekitar 0,8 Mil dari Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, pada Minggu (20/7).
Kepala Satpolairud Polres Gresik, Iptu Arifin, memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. "Tidak ada korban jiwa dalam tenggelamnya KMN SINAR FAJAR," ujarnya pada Rabu (23/7).
Iptu Arifin menjelaskan kronologi kejadian bermula saat KMN SINAR FAJAR berangkat mencari ikan pada Sabtu (19/7) pukul 17.00 WIB dari pelabuhan perikanan Sangkapura Bawean. Setelah berhasil mendapatkan hasil tangkapan ikan pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB, kapal tersebut mengalami kebocoran di lambung kanan.
"Dan karena ombak pada waktu itu sangat besar pada hari Minggu sekira jam 02.00 dini hari kapal motor Nelayan SINAR FAJAR tenggelam pada posisi 5°52.987'S 112°37.208'E," terang Iptu Arifin.
Sebanyak 11 ABK, termasuk nahkoda, berhasil menyelamatkan diri dengan membawa pelampung. Mereka kemudian diselamatkan oleh kapal motor ikan lain, KMN DAMAI SEJAHTERA.
"Semua ABK kapal ikan dalam keadaan selamat dan dibawa ke pelabuhan perikanan Sangkapura Bawean," tambah Iptu Arifin. Saat ini, kasus tenggelamnya kapal ini masih dalam penyelidikan Satpolairud Polres Gresik dan Pos Bawean. Petugas telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan berkoordinasi dengan Kamladu serta instansi terkait untuk mencari keberadaan kapal.
"Sampai saat ini kapal belum ditemukan," pungkasnya. (yud/Han)
Editor : Hany Akasah