Radar Gresik –Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik (Disnaker) melakukan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, dalam rangka meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal serta mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan dunia kerja.
Plt. Bupati Gresik dr Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemkab Gresik dalam meningkatkan kompetensi dan serapan tenaga kerja lokal melalui program “Gresik Kerja” yang dikelola oleh Disnaker.
Program tersebut menyediakan edukasi seputar dunia kerja serta informasi lowongan dari berbagai perusahaan di Gresik.
“Kami mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan keterampilan sesuai bidang masing-masing, mengingat dunia kerja saat ini semakin membutuhkan tenaga profesional yang terampil dan adaptif,” jelasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik juga telah menetapkan Perda No. 71 yang mengatur bahwa 60 persen tenaga kerja di perusahaan yang beroperasi di wilayah Gresik harus berasal dari tenaga kerja lokal.
“Utamakan keterampilan kalian. Tekuni bidang yang sudah dipelajari selama kuliah, karena dunia kerja sekarang membutuhkan pekerja yang aktif dan kompeten. Kami memiliki rencana melalui Perda No. 71, di mana ke depan 60 persen pekerja di perusahaan yang ada di Gresik harus berasal dari warga Gresik sendiri,” tegasnya.
Rahmat Ilham dari Unigres mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah dan Disnaker Gresik atas kerja sama dalam workshop penyerapan tenaga kerja lokal ini.
"Kolaborasi antara kampus dan pemerintah sangat penting untuk mendukung masa depan karier mahasiswa Unigres,” ujar Rahmat Ilham. (jar/han)
Editor : Hany Akasah