RADAR GRESIK – Penyeberangan perahu Bengawan Solo yang menghubungkan Poncol Sugihwaras di Lamongan dengan Dusun Langkir Dukuhkembar Dukun Gresik mencatatkan lonjakan signifikan pada hari kedua Idul Fitri 2025.
Peningkatan jumlah penumpang ini dipengaruhi oleh berkah Idul Fitri, di mana warga memanfaatkan jasa penyebrangan perahu untuk melakukan silaturahmi atau anjangsana ke sanak keluarga, tanpa perlu memutar jauh melalui Jembatan Dukun Gresik atau Jembatan Karanggeneng Lamongan.
Menurut Moh Sabiq (35 tahun), salah satu pemilik perahu yang menyediakan jasa penyeberangan di Dusun Langkir, lonjakan jumlah penumpang terlihat jelas pada hari kedua Idul Fitri.
"Alhamdulillah, jasa tambangan kami mulai meningkat di hari kedua Idul Fitri, dan biasanya puncaknya terjadi pada hari kelima. Semoga segala yang dilakukan membawa berkah dan keselamatan bagi semua," ungkapnya penuh syukur.
Selain peningkatan jumlah penumpang, jumlah armada perahu juga mengalami peningkatan pada Idul Fitri 2025. Ngatemo, 55 tahun, pemilik perahu penyeberangan dari Desa Poncol Sugihwaras Lamongan, menjelaskan bahwa tahun ini armada perahu bertambah satu unit, yang tentunya mempercepat proses penyeberangan.
"Dulu, perahu penyeberangan hanya ada satu, tapi sekarang sudah ada dua. Dengan penambahan armada ini, kami bisa melayani lebih banyak penumpang tanpa harus mengantri terlalu lama," terang Ngatemo dengan penuh kebahagiaan.
Peningkatan armada perahu dan pelayanan ini merupakan hasil dari kerja sama yang baik antara pengusaha jasa penyebrangan di Dusun Langkir dan Desa Poncol Sugihwaras. "Ini adalah upaya bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga yang ingin berkunjung ke keluarga di seberang Bengawan Solo," tambah Ngatemo.
Omset peningkatan juga tidak dapat dipungkiri. Berdasarkan informasi dari kedua pemilik perahu, pendapatan yang diperoleh pada hari kedua Idul Fitri meningkat pesat jika dibandingkan dengan hari biasa.
"Alhamdulillah, omset juga meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak warga yang memanfaatkan jasa penyeberangan perahu untuk keperluan silaturahmi," ujar Ngatemo.
Penyeberangan perahu Bengawan Solo kini menjadi alternatif transportasi yang efisien bagi warga yang ingin menghindari kemacetan di jalur darat dan menyambung silaturahmi antar desa. Warga yang ingin mengunjungi sanak saudara di sekitar wilayah Poncol Sugihwaras dan Dusun Langkir bisa memanfaatkan layanan ini untuk lebih menghemat waktu dan perjalanan.
Dengan adanya peningkatan armada, pelayanan yang lebih cepat, serta kerja sama yang solid, jasa penyebrangan perahu ini semakin diminati, terutama selama musim Lebaran.
Moh Sabiq dan Ngatemo berharap agar penyebrangan ini terus berkembang, memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat, serta tetap mengutamakan keselamatan bagi para penumpang.(hoo/han)
Editor : Hany Akasah