Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sinergi Sejahterakan Umat, Baznas Gresik dan Baznas Jatim Santuni 1.000 Anak Yatim dan Dhuafa

Novia Andriyani • Minggu, 23 Maret 2025 | 23:27 WIB
Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib menyampaikan laporan kegiatan yang dilaksanakan selama bulan ramadan 1446 H di antaranya program orang tua asuh sehari (OASE)
Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib menyampaikan laporan kegiatan yang dilaksanakan selama bulan ramadan 1446 H di antaranya program orang tua asuh sehari (OASE)

RADAR GRESIK - Kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik dan Baznas Provinsi Jawa Timur ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat.

Kedua lembaga ini berkomitmen untuk menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara tepat sasaran dan profesional.

Ketua Baznas Gresik H Muhammad Mujib menyampaikan laporan kegiatan yang dilaksanakan selama bulan ramadan 1446 H di antaranya program orang tua asuh sehari (OASE), bersama pihak perusahaan melaksanakan syiar zakat pada minggu kedua dengan pawai bersama ojek online (OJOL), Ojek Pengkolan (OPENG) yang semuanya adalah perempuan, kemudian tukang becak dan juga loper koran yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Gresik dan pemberian santunan yang dihadiri langsung oleh Bupati Gresik.

"Ada juga santunan untuk petugas keamanan dan petugas kebersihan untuk saat ini mencakup seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-kabupaten Gresik,". Tambah Muhammad Mujib.

Pada hari Minggu (23/03) bertempat di Masjid Agung Syeckh Maulana Malik Ibrahim Gresik, Baxnas Gresik dan Baznas Jatim menutup kegiatan Ramadan dengan menggelar program santunan 1.000 anak yatim dan dhuafa yang rutin dilakukan setiap tahunnya pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Lebih lanjut disampaikan Muhammad Mujib, santunan 1000 yatim dan dhuafa ini berasal dari seluruh Kecamatan Se-Kabupaten Gresik yang merupakan bagian dari upaya Baznas untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak yatim dan keluarga dhuafa.

"Adapun santunan yang diberikan berupa paket bingkisan dari Bapak Bupati Gresik, tas dan perlengkapan sekolah dari Baznas Jatim dan uang tunai dari Baznas Gresik, dan juga pemberian bantuan untuk Marbot masjid se-Kabupaten Gresik yang berjumlah 200 orang masing-masing mendapat santunan sebesar Rp 200. 000, adapun Desa Setro Menganti juga menerima perbaikan MCK,". Papar Muhammad Mujib.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih banyak atas sinergitas Baznas Gresik dengan Baznas Jatim yang selalu memberikan perhatian kepada Kabupaten Gresik.

"Terima kasih banyak kepada Baznas Gresik dan Baznas Jatim, setelah melakukan rehab rumah tidak layak huni di Bawean lalu melakukan pendampingan ekonomi mikro ternak kambing, memberikan batuan sosial dan lain sebagainya yang banyak sekali, semoga menjadi berkah bagi kita semua,". Ucap Bupati Gresik.

Selanjutnya Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik juga menyampaikan, wali murid dapat mengakses bantuan untuk anak yatim piatu atau yang membutuhkan melalui berbagai jalur, termasuk sekolah, Baznas dan Dinas Pendidikan.

"Kartu Indonesia Pintar (KIP) sangat membantu, terutama bagi anak yatim, Pemerintah juga menyediakan banyak bantuan pendidikan. Diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah karena masalah biaya,".

Program program yang telah terlaksana adalah salah satu bentuk nyata dari kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan kaum dhuafa. Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang besar dan membawa keberkahan bagi kita semua.

Ketua Baznas Jatim, Prof KH Ali Maschan Moesa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Baznas Jatim bekerjasama dengan 18 Baznas Kabupaten di Jawa Timur, dan salah satunya dengan Baznas Gresik.

"Total Sekitar 18.000 anak yatim dalam 18 Kabupaten, diantaranya Banyuwangi, Nganjuk, dan terakhir di Tulungagung, dan ditahun ini sinergi dengan Baznas Gresik selain 1000 santunan yatim dhuafa, ada pula sinergi dalam program OASE,". Jelas
Prof KH Ali Maschan Moesa saat ditemui awak media setelah acara. (nov/han)

Editor : Hany Akasah
#Baznas #fandi akhmad yani #jatim #gresik #Dhuafa #anak yatim #Santunan