Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Balap Liar, 54 Pemuda dan 33 Motornya Diangkut Trailer ke Kantor Polres Gresik Sambil Menangis

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 20 Maret 2025 | 06:32 WIB
DIAMANKAN: 54 pemuda diamankan polisi saat balap liar di wilayah Gresik Utara.
DIAMANKAN: 54 pemuda diamankan polisi saat balap liar di wilayah Gresik Utara.

RADAR GRESIK – Sebanyak 54 pemuda dan 33 kendaraan diamankan oleh anggota Unit Raimas Kalamunyeng Sat Samapta Polres Gresik dalam operasi penindakan balap liar di wilayah Gresik Utara, Rabu (19/3) dini hari. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Gresik untuk mengurangi aksi balap liar yang meresahkan masyarakat dan membahayakan keselamatan pengendara.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menjelaskan operasi ini berawal dari laporan masyarakat mengenai kegiatan balap liar yang sering terjadi dan mengganggu ketertiban umum di wilayah tersebut.

Petugas yang sedang berpatroli di kawasan Gresik Selatan segera bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 02.00 WIB. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati puluhan pemuda yang bersiap menggelar balapan jalanan yang diketahui merupakan ajang adu gengsi antar komunitas dari Lamongan dan Gresik. Sangking banyaknya, pemuda dan kendaraannya diangkut trailer menuju Polres.

Hasil pendataan menunjukkan bahwa 54 pemuda yang diamankan terdiri dari 22 warga Lamongan, 31 warga Gresik, dan satu orang dari Bojonegoro. Sebanyak 29 di antaranya masih berstatus pelajar tingkat SMP dan SMA, sementara 25 lainnya merupakan pekerja swasta. Para peserta balap liar tersebut diketahui menerima undangan melalui pesan WhatsApp untuk mengikuti ajang balap ilegal ini. Mereka menangis saat di interogasi.

Dalam operasi ini, Polres Gresik menyita 33 kendaraan yang terlibat dalam balap liar, dan kendaraan-kendaraan tersebut akan diamankan hingga selesai Lebaran sebagai efek jera bagi pelaku. Selain itu, para pemuda yang terlibat akan diberikan pembinaan untuk mencegah mereka mengulangi perbuatannya di masa mendatang.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan, menegaskan pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap anak-anak, terutama pada malam hari. "Kami juga mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, agar tidak terlibat dalam kegiatan yang membahayakan keselamatan," ujar AKBP Rovan, Rabu (19/3).

Polres mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan balap liar atau gangguan ketertiban umum lainnya untuk segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau melalui hotline Lapor Kapolres. Dengan adanya operasi ini, diharapkan aksi balap liar yang sering kali membahayakan nyawa baik pelaku maupun pengguna jalan lainnya dapat diminimalisir di wilayah hukum Polres Gresik. (yud/han)

 

Editor : Hany Akasah
#Balap Liar #gresik #Betoyo #Pemuda #Motor #Pengendara #polres