Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Perebutan Warisan di Gresik Berujung Laporan Polisi, Baru 40 Hari Kehilangan Suami, Sulimah Diusir Saudaranya

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 21 Desember 2024 | 02:22 WIB
PELAPORAN : Sulimah dan Titin usai mengadukan dugaan penyerobotan dan pengrusakan ke Mapolres Gresik.
PELAPORAN : Sulimah dan Titin usai mengadukan dugaan penyerobotan dan pengrusakan ke Mapolres Gresik.

RADAR GRESIK - Sulimah ,47, warga Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, terpaksa meninggalkan tempat tinggalnya setelah rumahnya diserobot saudaranya pasca meninggalnya sang suami, H Sunoto, pada 26 Desember 2022 lalu.

Sulimah mengatakan hanya 40 hari setelah kepergian suaminya Alm H Sunoto, Sulimah bersama kedua anaknya, Titin Yanuariska Dewi, 28.

Diajeng Saudiah Wulandari, terpaksa mengungsi ke rumah orang tuanya di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Gresik hingga saat ini.

"Saya datang ke Polres Gresik ini, untuk melaporkan saudara dari suami yang menyerobot rumah saya dan merusak sawah saya," ujarnya.

Sulimah menjelaskan, pengerusakan dan penyerobotan lahan berupa rumah dan sawah itu.

Sulimah dilakukan saudara dari suaminya dengan alasan akan dikembalikan kepada orang tua.

"Padahal lahan rumah maupun sawah itu milik suami saya dan ada bukti kepemilikannya berupa sertifikat tanah atas nama suami saya H. Sunoto," jelasnya.

Saat ditanya siapa saudara suaminya yang tega mengusir dirinya bersama anak-anaknya. Sulimah menuturkan pelakunya ada 3 orang, yaitu inisial MF, MN dan AI yang merupakan keponakan dari suaminya.

"Jadi saya terpaksa meninggalkan rumah peninggalan suami, karena saya tidak enak dengan adik kandung suami yang berstatus duda ikut tinggal bersama dirumah saya. Sehingga saya tinggalkan sementara, sembari menunggu itikad baik dia untuk pindah," tuturnya. 

Sulimah juga menuturkan bahwa atas kejadian tersebut samapi saat ini tidak bisa menempati rumahnya.

Alasan rumahnya itu telah diambil alih oleh mereka yang merupakan saudara dari suaminya itu. Bahkan, yang menempati rumahnya sekarang adalah AL keponakan dari suami.

"Akibat pengusiran itu, saya dan anak - anak harus tinggal dirumah orang tua saya," tuturnya. 

Sulimah mengatakan, akhirnya pengerusakan lahan sawah miliknya yang dilakukan oleh saudara dan keponakan dari suaminya tersebut. Dirinya memiliki bukti pengerusakan lahan yang dialaminya.

"Saya punya bukti rekaman video saat pengerusakan sawah yang saya tanami singkong, makanya saya berani melaporkannya ke polisi," jelasnya.

Sulimah juga berharap laporan itu segera ditindaklanjuti oleh pihak dari Polres Gresik. "Karena saya ingin hak milik saya kembali ke saya, karena saya memiliki hak kepemilikan yang sah," pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#suami #Lahan #PANCENG #meninggal dunia #sawah #Rumah