RADAR GRESIK - Akses Jalan Betiring dan Prambangan Kecamatan Kebomas sudah rusak parah.
Ternyata, kerusakan itu diduga karena banyaknya truk dan trailer yang melanggar lalu lintas alias mokong.
Padahal, sudah banyak rambu-rambu yang menyatakan jika jalan tersebut tidak boleh dilalui oleh kendaran berat.
Pemasangan rambu jalan alias plang langsung dilakukan oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani.
Kegiatan itu guna peningkatan infrastruktur lalu lintas yang bertujuan untuk meminimalisir kecelakaan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, dan menjaga keawetan jalan.
Gus Yani sapaan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, adanya fasilitas infrastruktur bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat.
Namun, dalam pelaksanaannya diperlukan tanggung jawab bersama untuk menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya, salah satunya terkait kelas jalan.
"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya rambu-rambu ini," kata Bupati Gresik.
"Kami berharap masyarakat lebih tertib dan waspada saat berkendara. Untuk ruas jalan ini (Betiring-Prambangan), tidak boleh dilewati kendaraan berat terutama kendaraan beroda 10," ujar Bupati Gresik.
Pemasangan rambu di titik Betiring merupakan kelanjutan dari pemasangan rambu yang sama di titik Prambangan, Sabtu (01/06) lalu.
Selain pemasangan rambu jalan, Gus Yani melakukan koordinasi dengan penyedia layanan peta online.
Hal ini karena ditengah perkembangan teknologi informasi, penggunaan layanan peta online biasa digunakan pengguna jalan.
Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan penyedia layanan peta online. Saat ini penggunaan peta online sudah lazim digunakan pengguna jalan.
“Dalam peta biasanya akan ditunjukkan rute tercepat, kami akan melakukan koordinasi agar pihak penyedia layanan peta tidak lagi notifikasi jalur Betiring-Prambangan," terang Bupati Yani.
Pemasangan rambu di ruas jalan ini mendapat dukungan dari warga sekitar. Mereka berharap dengan adanya rambu-rambu yang jelas dan informatif, maka pengguna jalan menjadi lebih aware.
Tidak hanya dari sisi keselamatan, kesesuaian kelas jalan juga akan berpengaruh pada keawetan usia jalan.
"Adanya ruas jalan ini sangat membantu akses mobilitas masyarakat. Karenanya, pemasangan rambu ini adalah langkah positif untuk keselamatan kita semua," kata Bupati Gresik.
"Semoga pengguna jalan bisa lebih disiplin dan peduli terhadap rambu yang telah dipasang," ujar Hendra Kartika Yudhi, salah satu pengemudi.
Dengan pemasangan rambu jalan, Kabupaten Gresik diharapkan menjadi daerah yang lebih aman dan nyaman bagi pengguna jalan.
Program ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah