Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Menggigil Dalam Bus, Penyebab Lain Calon Jamaah Haji Asal Gresik Ditinggal Istri Berangkat Dulu ke Tanah Suci

Rahmat Sudrajat • Selasa, 4 Juni 2024 | 23:33 WIB

 

Calon jamaah haji asal Gresik bernama Achwan Darit, 69 harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci
Calon jamaah haji asal Gresik bernama Achwan Darit, 69 harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci


RADAR GRESIK-Seorang jamaah haji asal Gresik bernama Achwan Darit, 69 harus menunda keberangkatan ke Tanah Suci. Pasalnya, pria yang lansia itu tiba-tiba demam dan menggigil dalam bus yang hendak diberangkatkan dari Bandara Juanda menuju Tanah Suci.

Wakil Sekretaris PPIH Embaksasi Surabaya Ahmad Allauddin menjelaskan, jamaah atas nama Achman Darit asal Gresik itu tiba-tiba menggigil demam saat akan diberangkatkan dari Asrama Haji Surabaya menuju Terminal Penerbangan Juanda Sidarjo.

Padahal saat proses pemberangkatan dari kamar sampai hendak naik ke bus, tidak ada tanda-tanda jika sakit.

"Karena tidak kuat melanjutkan perjalanan akhir tertunda keberangkatannya. Nantinya jika sudah kondisi pulih dan mendapatkan rekomendasi laik terbang baru kami ikutkan ke kloter selanjutnya," terang Allauddin, Senin (3/6).

"Open site karena satu orang tunda berangkat. Sehingga jemaah kloter 82 yang diberangkatkan 370 orang. Jadi tidak mungkin kita berangkatkan cadangan, karena jemaah yang tunda sangat mendadak sakitnya," ungkap Allauddin.

Hingga Senin (3/6) sore sebanyak 82 kloter dengan total calon jemaah haji (CJH) 32.395 orang atau 77 persen, telah diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci.

Achwan Darit yang berangkat bersama sang istri harus menjalani perawatan medis dikarenakan mengalami sakit demam dan menggigil ketika di atas bus.

Achwan Darit asal Gresik dibawa ke klinik Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Sedangkan sang istri tetap berangkat ke Tanah Suci.

"Tadi sudah di atas bus kemudian diturunkan agar tidak parah sakitnya. Namun istrinya yang tetap berangkat," ujar Ahmad Allauddin. 

Keberangkatan kloter 82 akhirnya mengalami open site atau tidak penuh dalam satu kloter.

Allauddin juga mengaku sudah berkoordinasi dan melakukan evaluasi kepada jemaah haji menjelang kloter berakhir 10 Juni mendatang.

Hasil evaluasi bersama dengan PPIH Bidang Kesehatan agar jemaah bisa dilakukan observasi lebih awal untuk menentukan laik terbang, sehingga tidak ada jemaah yang tertunda keberangkatan ke Tanah Suci.

"Kami bersama dengan bidang kesehatan melakukan pemantauan secara detail agar jemaah jangan sampai tertunda saat masa injury time keberangkatan kloter," terang Ahmad Allauddin.

Sementara itu, Perwira Jaga Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya Achmad Faridy Faqih mengatakan pihaknya masih melakukan observasi kepada jemaah yang mengalami sakit di atas bus.


Dia juga menyebut sampai dengan 82 kloter jumlah jemaah yang berkunjung ke klinik sebanyak 727 jemaah.

Mereka rata-rata mengalami sakit seperti batuk, flu, kecapekan hingga konsultasi penyakit dan obat yang diderita.

Ada 727 orang rata-rata jemaah ringan. Rata-rata batuk, pilek kecapekan dan konsultasi kesehatan," pungkasnya. (rmt/han)

Editor : Hany Akasah
#istri #CJH #surabaya #gresik #tanah suci #menggigil #bus #haji #Jamaah