Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Kabupaten Gresik Bakal Punya Pusat Layanan Ibadah Haji dan Umrah Terbesar se-Indonesia

Hany Akasah • Kamis, 23 Mei 2024 | 04:48 WIB


REBUTAN: Para jamaah haji berebut untuk bersalaman dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat pelepasan di depan Pemkab Gresik, Rabu (22/5)
REBUTAN: Para jamaah haji berebut untuk bersalaman dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat pelepasan di depan Pemkab Gresik, Rabu (22/5)

RADAR GRESIK-Suasana haru terasa di Halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu (22/5). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) melepas keberangkatan 169 keberangkatan jamaah haji.


Acara pelepasan dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran dan dilanjutkan dengan sambutan Bupati Yani. Bupati Yani mengungkapkan rasa syukur dan haru atas kesempatan yang diberikan kepada para jamaah haji untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.


“Saya berharap para jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan khusyuk dan lancar, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ujar Gus Yani.


Bupati Yani juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan selama di Tanah Suci. Hal itu tidak lepas dari data dari Kemenag terkait usia jamaah calon haji asal Kabupaten Gresik yang mayoritas terdiri atas jamaah di atas 50 tahun.


”Saya berharap nanti di Tanah Suci, semua saling bantu membantu karena sejatinya panjengenan semua adalah saudara. Apalagi mayoritas yang berangkat haji pada tahun ini sudah berusia lanjut,” tambah Gus Yani.

Sementara itu, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Gresik Moh Ersat mengatakan, tahun ini haji asal Kabupaten Gresik tahun ini berjumlah 2.077 orang.

Jumlah tersebut, terdiri atas 2.105 jamaah lunas, 106 jamaah mutasi masuk, 151 jamaah mutasi keluar, serta 14 petugas kesehatan dan 3 orang pembimbing jamaah haji.

Sedangkan dari usia, jamaah haji 2024 asal Kabupaten Gresik komposisinya didominasi usia di atas 40 tahun.

Rinciannya adalah usia 18-20 tahun sebanyak 16 orang, 21-30 tahun sebanyak 74 jamaah, usia 31-40 tahun sebanyak 174 jamaah, usia 41-50 tahun sebanyak 504 jamaah, 51-64 tahun sebanyak 932 jamaah, dan jamaah usia 65-91 tahun sebanyak 353 jamaah.

Baca Juga: Ini Penyebab Kondang Kusumaning Ayu, Caleg DPD Jatim yang Pernah Viral Karena Wajah Cantiknya di Kertas Suara Terancam Gagal Menuju Senayan
Dari jumlah tersebut, jamaah haji Kabupaten Gresik dibagi dalam 8 kloter. Pada gelombang pertama terdapat dua kloter yakni kloter 10 dan 46.

Gelombang kedua terdapat enam kloter yakni kloter 70, 80, 81, 82, 95, dan kloter 102.


Jamaah haji Kabupaten Gresik akan berangkat menuju Asrama Haji Sukolilo dan dijadwalkan terbang ke Tanah Suci esok hari.

Mereka akan berada di Arab Saudi selama kurang lebih 40 hari untuk menjalankan rangkaian ibadah haji yang merupakan rukun Islam kelima.

“Luar biasa support dan apresiasi dari Bupati Gresik. Berkah hibah dan bantuan Pemkab Gresik, Insyaallah Gresik akan memiliki pusat pelayanan haji terbesar di Jatim. Nantinya bakal dibangun dua lantai dengan fasilitas lengkap,” pungkas Ersat. (*/han)

Editor : Hany Akasah
#gresik #Kemenag #gus yani #haji #Jamaah #forkopimda